Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

ADVERTORIAL · 15 Sep 2026 19:03 WIB

22 Titik Api Karhutla Tersebar di Lima Kecamatan Kabupaten Banjar


 22 Titik Api Karhutla Tersebar di Lima Kecamatan Kabupaten Banjar Perbesar

Ricek.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar pada Senin (14/9/2026). Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banjar hingga pukul 15.40 Wita, sebanyak 22 titik api dilaporkan tersebar di lima kecamatan.

Laporan pertama diterima pada pukul 09.42 Wita di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura. Laporan terus masuk hingga sore, dengan laporan terakhir tercatat pukul 15.37 Wita di Desa Jingah Habang Ulu, Kecamatan Karang Intan.

Sebaran laporan meliputi Kecamatan Martapura, Gambut, Sungai Tabuk, Martapura Barat, dan Karang Intan. Kecamatan Martapura dan Gambut menjadi wilayah dengan laporan titik api yang cukup banyak sepanjang hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, sejumlah titik api berhasil ditangani petugas dan relawan sehingga dinyatakan aman. Pemadaman dilakukan menggunakan unit pemadam, termasuk kendaraan tangki dan pikap yang dilengkapi tandon air.

“Sejumlah titik berhasil ditangani petugas maupun relawan dan dinyatakan aman. Penanganan dilakukan menggunakan unit pemadam, termasuk kendaraan tangki dan unit pikap dengan tandon,” jelasnya.

Wasis menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, mulai dari upaya pencegahan hingga kerja sama dalam pemadaman di lapangan.

“Peran kawan-kawan di BUSER 690, unsur TNI Polri, dan petugas relawan lainnya yang sigap serta gerak cepat, membuat karhutla dapat tertangani dan tidak berdampak luas,” terangnya.

Menurut Wasis, proses pemadaman terkadang terkendala medan yang sulit dan keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut membuat tim gabungan perlu mengerahkan kendaraan tangki untuk mendukung penanganan di lokasi kebakaran.

Sementara itu, organisasi kemanusiaan Relawan Aksi Karang Intan Aranio Tanggap (RAKAT) turut melakukan penanganan karhutla di Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan. Anggota RAKAT Muhammad Azim mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan rekanan dan warga sekitar setiap menerima laporan kebakaran.

“Penanganan karhutla ini, kami bersama rekanan dan warga sekitar melakukan sistem estafet karena jauhnya sumber air dan yang terbakar lahan mendekati pemukiman warga,” ucapnya.

Azim menjelaskan, penanganan karhutla di lokasi tersebut berlangsung sekitar 4 jam lebih. Pemadaman berhasil dituntaskan dilanjutkan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemarau Mencekik Warga Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Turun Langsung Salurkan Air Bersih

16 September 2026 - 19:15 WIB

TP Posyandu Kabupaten Banjar Bina 20 Desa Pilot Project Pelayanan 6 SPM

16 September 2026 - 19:12 WIB

Dorong Penguatan Sektor Pertanian, Bupati Banjar Kukuhkan KTNA 2026–2031

16 September 2026 - 19:09 WIB

TP PKK Banjar Raih Juara I Yel-Yel Jambore Kader PKK Kalsel 2026

16 September 2026 - 19:06 WIB

Dispersip Kalsel Dorong Budaya Membaca & Berpikir Kritis dalam Peringatan Hari Literasi Internasional 2026

16 September 2026 - 19:04 WIB

Perkuat Pembinaan Basket, Perbasi Kalsel Sasar Sekolah hingga Akademi Wasit

16 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di ADVERTORIAL