Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 17 Sep 2026 21:28 WIB

Monitoring & Evaluasi MUI, Pemprov Kalsel Dorong Penguatan Khidmat kepada Umat


 Monitoring & Evaluasi MUI, Pemprov Kalsel Dorong Penguatan Khidmat kepada Umat Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) tegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam membina kehidupan keumatan serta menjaga kerukunan di Banua.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, saat menghadiri Pembukaan Monitoring dan Evaluasi MUI Provinsi Kalsel di Aula MUI Provinsi Kalsel, Kompleks Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin pada Kamis (17/9/2026).

Rusma dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat yang hadir di Kalsel. Ia menegaskan, keselarasan antara ulama dan umara merupakan salah satu landasan penting dalam pembangunan daerah.

“Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, keselarasan ulama dan umara adalah landasan pembangunan di Kalimantan Selatan. MUI menjadi pilar penting dalam membina umat, menguatkan nilai-nilai keislaman, dan menjaga kerukunan umat beragama di Banua kita,” ujarnya.

Menurut Rusma, tantangan yang dihadapi umat saat ini semakin beragam seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Kemudahan memperoleh informasi melalui ruang digital, di sisi lain, juga menghadirkan tantangan yang perlu disikapi secara bijak.

Mulai dari informasi keagamaan yang belum tentu sahih, paham yang menyimpang, hingga konten yang berpotensi memecah belah masyarakat menjadi perhatian yang perlu dihadapi bersama.

“Masyarakat kita, terutama generasi muda, setiap hari berhadapan dengan banjir informasi dan beragam pengaruh dari ruang digital. Di sinilah peran ulama menjadi sangat penting,” jelasnya.

Sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim, MUI diharapkan terus memberikan bimbingan dan pemahaman keagamaan yang menyejukkan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan pegangan terhadap nilai dan ajaran agama.

Rusma menilai, pelaksanaan monitoring dan evaluasi MUI Pusat menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana program kerja MUI Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai program yang telah terlaksana dengan baik sekaligus bagian yang masih memerlukan penguatan.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat sejauh mana program kerja MUI Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan, apa saja yang sudah baik, dan bagian mana yang masih perlu diperkuat. Tujuannya agar MUI di daerah semakin siap menjawab tantangan umat yang terus berkembang,” katanya.

Rusma berharap hasil monitoring dan evaluasi tersebut dapat menjadi bahan perbaikan bersama, tidak hanya bagi MUI Provinsi, tetapi juga MUI Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Pemprov Kalsel, lanjutnya, siap menampung dan merumuskan rekomendasi yang menjadi ranah dukungan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi ulama dan umara di Banua.

“Kita ingin kehidupan keislaman di Kalimantan Selatan terus tumbuh dengan kuat, tetapi pada saat yang sama juga mampu menghadirkan kedamaian dan kemaslahatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rusma berharap monitoring dan evaluasi tidak hanya berorientasi pada aspek administratif maupun pelaksanaan program kerja. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyatukan pandangan, mendengarkan berbagai masukan, serta merumuskan langkah yang lebih baik dalam meningkatkan khidmat MUI kepada umat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai ruang untuk menyatukan pandangan, mendengarkan masukan, dan mencari langkah yang lebih baik dalam meningkatkan khidmat MUI kepada umat, khususnya di Banua kita Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, sinergi antara MUI di berbagai tingkatan dan pemerintah daerah diharapkan semakin kuat, sehingga peran kelembagaan MUI dalam memberikan pembinaan, bimbingan keagamaan, serta menjaga kemaslahatan dan kerukunan masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perempuan Kota Banjarbaru Ikut Ambil Peran Hadapi Karhutla

28 September 2026 - 20:52 WIB

Jadi Ajang Penjaringan Atlet Muda, Sekda Buka Kejurda Pelajar Banjar 2026

28 September 2026 - 20:50 WIB

Warga Pingaran Ulu Terdampak Puting Beliung, Wabup Banjar Hadir Serahkan Bantuan

28 September 2026 - 20:47 WIB

Spiderman DPKP Kalsel Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Palam Banjarbaru

28 September 2026 - 20:44 WIB

Sambangi SMAN 3 Banjarbaru, Disdukcapil Kalsel Perkuat Layanan Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Pelajar

28 September 2026 - 20:42 WIB

Pemprov Kalsel Apresiasi Dedikasi Prof. Hafiz Anshary untuk Banua

28 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di ADVERTORIAL