Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

ADVERTORIAL · 5 Okt 2026 19:33 WIB

Bupati Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Air Bersih Hadapi Kemarau


 Bupati Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Air Bersih Hadapi Kemarau Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Kotabaru terus mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan sumber air.

Bupati Kotabaru Muhammad Rusli bersama jajaran Pemkab Kotabaru mendatangi PT. Sebuku Tanjung Coal (STC) untuk membahas peluang kerja sama penyediaan air bersih bagi masyarakat. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat PT. STC pada Senin (5/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Muhammad Rusli menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan banyak terima kasih. Kita harus sejalan dan bergandengan satu sama lain demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Menurut Rusli, kondisi cuaca saat ini semakin sulit diprediksi. Karena itu, pemerintah bersama pihak terkait perlu menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengantisipasi kemungkinan kemarau yang berkepanjangan.

“Kita harus berpikir panjang karena kita belum tahu kapan berakhirnya kemarau. Sekarang kondisi cuaca sulit diprediksi,” katanya.

Bupati juga mengungkapkan adanya potensi sumber mata air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu rencana yang dibahas adalah pembangunan atau pemasangan instalasi air dengan panjang sekitar empat kilometer.

Selain pemanfaatan mata air, Pemkab Kotabaru juga membuka peluang pengembangan teknologi pengolahan air, termasuk pengolahan air laut menjadi air yang layak digunakan sebagai sumber air minum.

Menurut Bupati, kualitas air menjadi perhatian utama sehingga diperlukan proses pengolahan yang tepat sebelum air didistribusikan kepada masyarakat. Upaya tersebut tentunya membutuhkan dukungan investasi dan kolaborasi dari berbagai pihak.

“Air adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Eka Saprudin menyampaikan bahwa kondisi ketersediaan air saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan air merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat Kotabaru, terlebih dengan kondisi kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup panjang.

“Kita melihat kondisi air yang sudah semakin menipis. Yang saya tahu, salah satu masalah di Kotabaru adalah air, apalagi dengan situasi kemarau yang diperkirakan panjang,” ungkapnya.

Eka mengatakan, kedatangan jajaran Pemkab Kotabaru ke PT. STC merupakan bagian dari upaya mencari solusi bersama.

Pihak PT. Sebuku Tanjung Coal (STC) menyambut baik kedatangan jajaran Pemkab kotabaru.Perusahaan menyatakan siap menampung berbagai masukan dan gagasan yang disampaikan pemkab terkait upaya penanganan krisis air beraih.

PT STC juga akan mengkaji dan mengupayakan alternatif solusi yang kemungkinan untuk membantu mengatasi persoalan ketersediaan air bersih selama musim kemarau.

Pihak perusahaan menyampaikan bahwa hasil pembahasan dan tindak lanjut terkait upaya penyediaan air bersih tersebut akan diinformasikan lebih lanjut setelah dilakukan pembahasan dan kajian internal.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menghasilkan solusi konkret dalam mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat kotabaru,sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menghadapi dampak kemarau.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Perlindungan Konsumen Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Aturan

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sebanyak 409 Peserta Ikuti Upacara Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 di Kotabaru

5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Redam Dampak Asap Karhutla, PKK Banjarbaru Bagikan Masker Gratis

4 Oktober 2026 - 19:44 WIB

K-Gibran Kalsel Konsolidasi, Siapkan Struktur 13 DPD

4 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Trending di ADVERTORIAL