Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

NASIONAL · 10 Okt 2026 20:33 WIB

Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Presiden Prabowo Targetkan Beroperasi Akhir 2026


 Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Presiden Prabowo Targetkan Beroperasi Akhir 2026 Perbesar

Ricek.ID – Presiden Prabowo Subianto terima kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Jumat (9/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta laporan perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah disiapkan pemerintah.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan 100 Kampung Nelayan ditargetkan dapat rampung dan siap beroperasi hingga akhir tahun 2026.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah,” ujar Teddy.

Menurut Seskab, sebanyak 100 Kampung Nelayan tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

“Hingga akhir tahun 2026, sebanyak 100 Kampung Nelayan ditargetkan siap beroperasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan,” lanjutnya.

Sejumlah fasilitas yang dibangun antara lain dermaga sebagai infrastruktur pendukung aktivitas nelayan, pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, serta fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage.

Selain itu, pemerintah turut menyiapkan pasar sebagai tempat transaksi hasil tangkapan nelayan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat mata rantai usaha perikanan mulai dari proses penangkapan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil laut.

Pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Program tersebut diarahkan agar masyarakat nelayan tidak hanya memiliki dukungan infrastruktur yang memadai, tetapi juga akses yang lebih baik terhadap rantai ekonomi hasil perikanan.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Indonesia–Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan, dari Al-Azhar hingga Riset Bersama

11 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Indonesia–Mesir Tegaskan Dukungan bagi Palestina & Dorong Deeskalasi di Timur Tengah

11 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus Rekor Baru, Menpora Soroti Dampak Ekonomi Bagi Daerah

11 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Mario Aji & Veda Pratama, Perjuangan Indonesian Heroes Menuju Panggung Dunia

11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Tiket Sold Out, MotoGP Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga

10 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme & Jaga Dunia Usaha

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Trending di NASIONAL