Ricek.ID – Turnamen Biliar Antarwartawan Jilid II Tahun 2026 tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan di atas meja biliar, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah penjaringan atlet potensial Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung pada April 2027 mendatang.
Turnamen yang berlangsung di Qubiek Biliar, Banjarmasin pada Minggu (1/11/2026), tersebut diikuti 32 peserta, termasuk wartawan dari Kalimantan Tengah.
Selain mempersiapkan atlet menuju kompetisi nasional, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan kebersamaan ant insan pers.
Persaingan berlangsung dalam dua kategori, yakni nomor tunggal (single) yang diikuti 16 peserta serta nomor ganda (double) bola delapan dengan 16 pasangan.
Tahun ini, penyelenggara juga meningkatkan total hadiah menjadi Rp25 juta, lebih besar dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Penanggung Jawab Kegiatan, Irwansyah, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalsel dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel atas dukungan terhadap terselenggaranya turnamen tersebut.
“Kegiatan ini tidak semata-mata mengejar kemenangan, melainkan juga menjaga hubungan baik ant wartawan,” kata Irwansyah yang juga sebagai Ketua SIWO Kalsel.
Menurutnya, nilai kebersamaan harus tetap menjadi bagian penting dalam setiap kompetisi olahraga, sehingga turnamen dapat memberikan manfaat lebih luas bagi kalangan jurnalis.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel, khususnya Dispora Kalsel. Hasil akhir memang penting, tetapi silaturahmi harus tetap terjalin,” ujarnya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmi, menilai turnamen ini menjadi bagian dari langkah persiapan menghadapi Porwanas di Lampung.
Ia mengingatkan pentingnya pembinaan dan persiapan sejak dini agar kontingen Kalsel dapat mempertahankan prestasi sebagai juara umum.
Zainal juga mendorong agar kegiatan olahraga wartawan ke depan semakin terbuka dengan melibatkan berbagai organisasi dan komunitas pers di Kalsel. Dengan demikian, penjaringan atlet tidak hanya bertumpu pada satu organisasi, tetapi mampu menghimpun potensi wartawan secara lebih luas.
“Untuk mendukung Porwanas di Lampung pada April nanti, persiapan harus benar-benar matang. Saya berharap kegiatan olahraga di Kalsel tidak hanya dilaksanakan PWI Kalsel, tetapi juga melibatkan teman-teman dari organisasi wartawan lainnya. Biliar menjadi salah satu cabang andalan kita,” katanya.
Dukungan terhadap pembinaan atlet wartawan juga disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai mampu menggabungkan semangat persaudaraan, sportivitas, dan persiapan menghadapi ajang olahraga tingkat nasional.
“Diharapkan momentum tersebut dapat memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong kontribusi insan pers dalam mendukung pembangunan Kalimantan Selatan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, M. Anugrah mengatakan kejuaraan biliar antarwartawan memiliki peran strategis sebagai sarana melihat dan menjaring potensi atlet yang dapat dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kalsel pada Porwanas mendatang.
“Kami sangat mengapresiasi kejuaraan biliar antarwartawan ini. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjaring atlet untuk Porwanas nanti,” ungkap Anugrah.
Melalui penyelenggaraan turnamen jilid kedua ini, diharapkan pembinaan olahraga di kalangan wartawan semakin berkembang.
“Atlet-atlet potensial yang muncul nantinya diharapkan mampu membawa nama Kalimantan Selatan dan memberikan kontribusi dalam mempertahankan prestasi pada Porwanas 2027 di Lampung,” tutupnya.
Sumber : MC Kalsel














