Riceknews.Id – Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah memasuki bulan keempat sejak akhir tahun 2024 hingga kini. Kondisi banjirnya pasang surut mengikuti intensitas hujan.
Yang terdampak adalah permukiman warga di dataran rendah maupun bantaran sungai.
Seperti misalnya di Desa Bincau, Kecamatan Martapura. Sejak Minggu (6/4/2025), debit air mulai naik setelah diguyur hujan yang mengakibatkan sungai Martapura meluap sampai ke permukiman.
Pantauan di lapangan, tinggi banjirnya variatif. Rata-rata antara 20-30 cintemeter di jalan. Namun begitu, ada beberapa rumah yang sudah terendam.
“Naiknya perlahan, tapi terus naik sampai Selasa kemarin. Saat ini masih banjir meski ada penuruna sekitar 5 centimeter,” ujar Rizki, warga setempat.
Ia menyebutkan, tetangganya sudah ada yang mengungsi sebelum banjir masuk ke dalam rumahnya pada Senin kemarin.
“Mudah-mudahan tidak ada hujan lagi, karena jika hujan banjir dipastikan naik lagi,” harapnya.
Harapan besar pemerintah daerah dapat membuat kebijakan dalam meminimalisir terjadinya banjir. “Ya karena saat ini hujan sehari saja sudah langsung banjir,” pungkasnya.
Pewarta: Hendra
