Menu

Mode Gelap
KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

Kalimantan Selatan · 2 Apr 2026 18:50 WIB

BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Kalsel Datang Lebih Awal dan Lebih Kering


 BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Kalsel Datang Lebih Awal dan Lebih Kering Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Kalimantan Selatan, Klaus Johannes Apoh Damanik, menyampaikan musim kemarau tahun 2026 di Kalimantan Selatan diprediksi datang lebih awal dengan karakteristik lebih kering dibandingkan kondisi normal.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi informasi prediksi musim kemarau tahun 2026 Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar secara virtual, Kamis (2/4/2026).

Klaus menjelaskan, secara nasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prediksi awal musim kemarau, namun waktu awal musim di setiap daerah berbeda.

“Di Kalimantan Selatan, sebagian wilayah mulai memasuki musim kemarau pada April dan sebagian lainnya pada Mei,” ujarnya.

Ia menekankan, informasi prediksi ini menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menyusun perencanaan serta kebijakan menghadapi musim kemarau.

“Kami berharap informasi ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan stakeholder terkait, terutama dalam menetapkan rencana menghadapi periode musim kemarau,” katanya.

Klaus juga mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap berbagai potensi dampak, seperti kekeringan, keterbatasan sumber daya air, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi selama musim kemarau.

Selain itu, BMKG melalui Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan akan terus menyampaikan informasi perkembangan kondisi iklim secara lebih rinci melalui narasumber teknis.

Ia pun mengajak seluruh unsur terkait dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi musim kemarau tahun 2026.

“Melalui informasi ini, kita semua diharapkan dapat melakukan mitigasi sejak dini terhadap dampak musim kemarau,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tinjau Lahan Kahutla, Wagub Kalsel Turun Langsung Lakukan Pemadaman

12 September 2026 - 14:48 WIB

Wapres Minta Kepala Daerah Aktif Turun ke Lapangan Tangani Karhutla

11 September 2026 - 04:40 WIB

Wapres RI Tekankan Perlindungan Anak dari Dampak Asap Karhutla

11 September 2026 - 04:38 WIB

Wapres Gibran Minta Maksimalkan Modifikasi Cuaca Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 04:36 WIB

Karhutla Kepung Kalsel, Wapres Gibran Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

11 September 2026 - 04:33 WIB

Kunjungi SRT 9 Banjarbaru, Wapres Gibran Soroti Kesehatan Siswa Terdampak ISPA

11 September 2026 - 04:30 WIB

Trending di ADVERTORIAL