Menu

Mode Gelap
KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

HEADLINE · 29 Sep 2025 13:47 WIB

BNPB Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor Saat Peralihan Musim


 Ilustrasi banjir. Foto: Iqro Rinaldi/Unsplash Perbesar

Ilustrasi banjir. Foto: Iqro Rinaldi/Unsplash

Jakarta, Ricek.Id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan dimulainya masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan di wilayah selatan Indonesia.

Pertumbuhan awan hujan yang signifikan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa selama sepekan ke depan, peningkatan intensitas hujan diperkirakan terjadi di banyak wilayah.

“Mulai 29 September hingga 2 Oktober 2025, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang,” ungkap Abdul Muhari, dikutip dari laman resmi BNPB, Senin (29/9/2025).

Wilayah yang diimbau untuk waspada meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.

Warga Diimbau Lakukan Evakuasi Mandiri

BNPB secara khusus mengingatkan warga yang tinggal di dataran rendah atau bantaran sungai untuk terus memantau ketinggian air saat hujan turun.

Jika air meningkat secara drastis, warga diminta untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

Bagi warga yang tinggal di perbukitan atau lereng, ancaman tanah longsor menjadi perhatian utama.

“Waspadai hujan lebat yang terjadi lebih dari satu jam. Hujan bisa memicu banjir dan longsor di area tebing dan lereng,” kata Abdul Muhari.

Ia menambahkan, evakuasi mandiri harus segera dilakukan jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam.

BNPB juga mengimbau pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa

13 September 2026 - 13:01 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

13 September 2026 - 10:20 WIB

Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok & Tevi, Bareskrim Polri Amankan Enam Tersangka

10 September 2026 - 20:25 WIB

Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX

9 September 2026 - 20:26 WIB

Kirim 1.021 Atlet ke Asian Games 2026, Indonesia Target Pertahankan Peringkat Tiga Besar

9 September 2026 - 20:23 WIB

Hingga September 2026, Pertamina Salurkan Biodiesel B50 ke 6.050 SPBU

9 September 2026 - 20:20 WIB

Trending di EKOBIS