Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

HEADLINE · 29 Sep 2025 13:47 WIB

BNPB Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor Saat Peralihan Musim


 Ilustrasi banjir. Foto: Iqro Rinaldi/Unsplash Perbesar

Ilustrasi banjir. Foto: Iqro Rinaldi/Unsplash

Jakarta, Ricek.Id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan dimulainya masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan di wilayah selatan Indonesia.

Pertumbuhan awan hujan yang signifikan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa selama sepekan ke depan, peningkatan intensitas hujan diperkirakan terjadi di banyak wilayah.

“Mulai 29 September hingga 2 Oktober 2025, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang,” ungkap Abdul Muhari, dikutip dari laman resmi BNPB, Senin (29/9/2025).

Wilayah yang diimbau untuk waspada meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.

Warga Diimbau Lakukan Evakuasi Mandiri

BNPB secara khusus mengingatkan warga yang tinggal di dataran rendah atau bantaran sungai untuk terus memantau ketinggian air saat hujan turun.

Jika air meningkat secara drastis, warga diminta untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

Bagi warga yang tinggal di perbukitan atau lereng, ancaman tanah longsor menjadi perhatian utama.

“Waspadai hujan lebat yang terjadi lebih dari satu jam. Hujan bisa memicu banjir dan longsor di area tebing dan lereng,” kata Abdul Muhari.

Ia menambahkan, evakuasi mandiri harus segera dilakukan jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam.

BNPB juga mengimbau pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Insiden Pesawat Asian One di Papua Tengah, Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang & Awak Pesawat Selamat

24 Oktober 2026 - 19:50 WIB

BMKG Sebut Kondisi Relatif Kering masih Berpotensi Terjadi hingga 2 November 2026

24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Trending di NASIONAL