Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 24 Jul 2026 14:01 WIB

BPBD Banjar Bekali Warga Sungai Tandipah Strategi Pemulihan Ekonomi Pascabencana


 BPBD Banjar Bekali Warga Sungai Tandipah Strategi Pemulihan Ekonomi Pascabencana Perbesar

Ricek.ID – Mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat merupakan salah satu upaya pemulihan pascabencana selain perbaikan infrastruktur. Berangkat dari semangat tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi menggelar Sosialisasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana Tahun 2026 di Desa Sungai Tandipah, Kecamatan Sungai Tabuk pada Kamis (23/7/2026)

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta ini menghadirkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat untuk memperoleh pembekalan mengenai langkah-langkah membangun kembali perekonomian setelah terdampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Azhar Alamsyah, menegaskan penanganan bencana tidak berakhir ketika masa tanggap darurat selesai. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana juga ditentukan oleh kemampuan masyarakat untuk kembali bangkit dan mandiri secara ekonomi.

“Kabupaten Banjar memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, mulai dari banjir, angin puting beliung hingga kebakaran hutan dan lahan. Dampaknya bukan hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memutus mata pencaharian masyarakat. Karena itu, pemulihan ekonomi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.

Azhar menjelaskan melalui sosialisasi tersebut masyarakat dibekali berbagai pengetahuan praktis, mulai dari cara merintis kembali usaha, mengelola keuangan keluarga, hingga memanfaatkan potensi lokal agar mampu menjadi sumber penghasilan baru setelah bencana.

Ia menekankan keberhasilan pemulihan ekonomi memerlukan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, sekaligus melahirkan berbagai inovasi dalam menghadapi kondisi pascabencana. Semakin kuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, maka proses pemulihan akan semakin cepat dan berkelanjutan,” kata Azhar.

Dalam kesempatan itu, peserta juga mendapatkan materi dari Anis Sutaji dan Martha Krisna dari PT Charoen Pokphand Indonesia.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Banjar berharap masyarakat tidak hanya semakin siap menghadapi risiko bencana, tetapi juga memiliki bekal untuk bangkit lebih cepat ketika bencana terjadi. Dengan ekonomi yang kembali pulih, diharapkan ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa mendatang semakin kuat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pambakal Desa Sungai Tandipah beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, kepala lingkungan, ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta puluhan peserta yang mengikuti sosialisasi hingga selesai.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Trending di ADVERTORIAL