Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

Kabupaten Kapuas · 24 Apr 2025 15:52 WIB

Bupati Wiyatno: Dharma Santi Nyepi Eratkan Persaudaraan dalam Keberagaman


 Acara Dharma Santi Nyepi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Lapangan Sepak Bola Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, Rabu (23/4/2025). Foto-istimewa Perbesar

Acara Dharma Santi Nyepi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Lapangan Sepak Bola Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, Rabu (23/4/2025). Foto-istimewa

Riceknews.Id – Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, menekankan pentingnya mempererat persaudaraan di tengah keberagaman melalui perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1947 (2025 M).

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Dharma Santi Nyepi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Lapangan Sepak Bola Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, Rabu (23/4/2025).

Dharma Santi merupakan rangkaian kegiatan setelah Hari Raya Nyepi yang bertujuan sebagai refleksi, pemaknaan, dan penyucian diri. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Manawa Sewa Mandawa Sewa”.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, dan Sekretaris Daerah Kapuas, Septedy, Bupati Wiyatno menyampaikan selamat datang kepada umat Hindu dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah yang hadir di Kecamatan Basarang.

Ia menyatakan bahwa penyelenggaraan Dharma Santi di Kabupaten Kapuas merupakan kehormatan dan kebanggaan, menunjukkan sinergi dalam membina hubungan antarumat beragama, khususnya di Kabupaten Kapuas.

“Kabupaten Kapuas, khususnya Kecamatan Basarang, memiliki sejarah panjang di Kalimantan Tengah. Berawal dari program transmigrasi dan penempatan saudara-saudara kita dari Bali yang mayoritas beragama Hindu. Oleh karena itu, sangat tepat jika perayaan Dharma Santi ini dilaksanakan di Kecamatan Basarang,” kata Bupati Wiyatno.

Bupati Wiyatno menjelaskan bahwa perayaan Dharma Santi bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nilai-nilai luhur umat Hindu dalam membangun harmoni, mempererat kekeluargaan, dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam.

“Kehadiran saudara-saudara kita ini menambah warna dan suasana baru di Kalimantan Tengah, memperkaya seni budaya, termasuk agama di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Wiyatno berharap Dharma Santi menjadi wadah refleksi dan rekonsiliasi spiritual, serta momentum untuk memperkuat tekad bersama membangun Kabupaten Kapuas secara rukun, damai, dan mencapai kesejahteraan bersama.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Hj Siti Saniah Wiyatno Ditetapkan sebagai Ibunda Guru Kapuas

24 April 2025 - 19:54 WIB

Bupati Kapuas Buka Konferensi PGRI, Harapkan Kepengurusan Solid dan Program Relevan

24 April 2025 - 19:50 WIB

Gong Ditabuh, Bupati Kapuas Buka Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung

23 April 2025 - 15:38 WIB

Laluhan dan Ritual Ngarunya Memukau di Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kapuas

22 April 2025 - 20:14 WIB

Bupati Kapuas Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sari Mulia, Instruksikan Bantuan Segera

21 April 2025 - 15:46 WIB

Pemdes Tarantang Gelar Posyandu Rutin, Prioritaskan Kesehatan Masyarakat

16 April 2025 - 17:57 WIB

Trending di Kabupaten Kapuas