Ricek.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap adanya perhatian khusus dari Prabowo Subianto terhadap penyiaran FIFA World Cup 2026 melalui TVRI.
Hal itu disampaikan Menkomdigi saat menghadiri kegiatan “Fun Walk Bola Gembira” di kawasan car free day (CFD) Jakarta pada Minggu (3/5/2026).
Menurutnya, momentum Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan, sehingga atensi presiden tersebut diwujudkan melalui upaya memperluas akses siaran agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Piala Dunia ini ada atensi khusus dari Presiden agar dapat dinikmati oleh sebanyak-banyaknya masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama,” ujar Meutya.
Kegiatan “Fun Walk Bola Gembira” berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat yang memadati area sejak pagi, di mana leserta membawa atribut bertema sepak bola, mengikuti jalan santai, hingga berpartisipasi dalam berbagai aktivitas interaktif seperti kuis dan permainan olahraga.
Plt Direktur Utama TVRI, Rika Damayanti menjelaskan pemilihan lokasi CFD dilakukan untuk mendekatkan program kepada masyarakat yang tengah beraktivitas olahraga, di mana kegiatan ini juga digelar serentak di 29 provinsi dan disiarkan secara langsung di TVRI nasional.
“CFD menjadi ruang publik yang efektif untuk menjangkau masyarakat. Ini momentum untuk menghadirkan kegiatan yang dekat dan relevan,” jelasnya.
Selain sebagai hiburan, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi siaran Piala Dunia 2026, termasuk informasi jadwal pertandingan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, edukasi pengaturan kanal TVRI, serta mekanisme perizinan kegiatan nonton bareng (nobar) bagi masyarakat.
Menurut Rika, TVRI berkomitmen menghadirkan pengalaman menonton yang inklusif dan merata melalui layanan siaran gratis (free-to-air).
Dengan dukungan infrastruktur penyiaran yang luas, masyarakat di berbagai wilayah dapat mengakses pertandingan tanpa hambatan.
“Dengan jaringan pemancar yang tersebar, kami ingin memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati Piala Dunia,” ujarnya.
Saat ini, TVRI didukung oleh ratusan pemancar dan puluhan stasiun daerah yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia, di mana Infrastruktur tersebut menjadi kunci dalam pemerataan akses informasi dan hiburan, terutama untuk event berskala global.
Pemerintah menilai penyiaran Piala Dunia 2026 melalui TVRI tidak hanya berdampak pada sektor hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan karakter masyarakat melalui olahraga, sekaligus mendukung pemerataan akses informasi publik.
Sejalan dengan agenda pembangunan nasional, inisiatif ini turut mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui olahraga serta memperkuat kohesi sosial masyarakat.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga penyiaran publik diharapkan terus menghadirkan program yang inklusif, edukatif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Sumber : infopublik.id









