Ricek.ID – Mencegah penyakit sebelum bertandang kini menjadi napas baru dalam pelayanan publik di Desa Pekauman, Kabupaten Banjar. Menyadari kesehatan adalah fondasi paling berharga bagi kesejahteraan warga, Pemerintah Desa Pekauman kembali menghidupkan ikhtiar preventif melalui Pos Pelayanan Terpadu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) pada Rabu (16/9/2026).
Sejak pagi, balai Posyandu tak sekadar menjadi tempat penimbangan balita, melainkan ruang hangat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memeriksakan kondisi tubuh, berkonsultasi, hingga merawat pola hidup sehat.
Langkah ini menegaskan pergeseran paradigma kesehatan masyarakat: bahwa menemui tenaga medis tak perlu menunggu tubuh terkulai sakit.
Pambakal Desa Pekauman, Siti Aisyah, menegaskan keberadaan Posyandu berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan komitmen nyata pemerintah desa dalam mendekatkan akses pelayanan medis berkualitas hingga ke pintu-pintu rumah warga.
Menurut Aisyah, mendeteksi dini indikasi gangguan kesehatan jauh lebih utama dibanding harus mengobati ketika penyakit telah memburuk.
“Posyandu ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini. Kami ingin masyarakat tidak menunggu sakit terlebih dahulu baru memeriksakan kesehatan,” ujar Aisyah.
Melalui skema ILP, Posyandu kini hadir lebih inklusif. Ia tak hanya menjadi tempat deteksi fisik, tetapi juga ruang syiar edukasi dan komunikasi interaktif antara warga, kader, dan tenaga medis.
Pemerintah Desa Pekauman berjanji akan terus menyokong keberlangsungan program ini agar kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin mengakar dalam keseharian masyarakat.
Keberhasilan penguatan kesehatan desa tentu tak lepas dari dedikasi para kader Posyandu. Merekalah para pejuang kesadaran yang dengan telaten merangkul, mengetuk hati, dan memberi pemahaman kepada tetangga sekitar agar mau memeriksakan diri secara berkala.
Siti Aisyah memberikan apresiasi mendalam atas peran ikhlas para kader yang tak kenal lelah mengabdi untuk kemaslahatan warga Pekauman.
“Kami tentu sangat mengapresiasi para kader Posyandu. Mereka menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan dan mengedukasi masyarakat. Pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” tuturnya hangat.
Ia memungkas dengan pesan mengajak agar warga Pekauman tak lagi canggung mendatangi fasilitas Posyandu. Sebab bagi Aisyah, merawat kesehatan bukan sekadar urusan pribadi, melainkan bagian dari ikhtiar bersama menjaga keharmonisan dan masa depan desa.













