Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

NASIONAL · 13 Des 2024 23:41 WIB

Dewan Kesenian Banjar Hadiri Pembukaan BCF 2024, Siap Kolaborasi dengan Gekrafs Kalsel


 Meriah, pada pembukaan Banua Creatif Festival (BCF) 2024 yang digelar DPW Gekrafs Kalsel, di Auditorium ULM, di Banjarbaru, Jumat (13/12/2024). Foto-Hendra Perbesar

Meriah, pada pembukaan Banua Creatif Festival (BCF) 2024 yang digelar DPW Gekrafs Kalsel, di Auditorium ULM, di Banjarbaru, Jumat (13/12/2024). Foto-Hendra

Riceknews.Id – Dewan Kesenian Kabupaten Banjar turut menghadiri pembukaan Banua Creatif Festival (BCF) 2024 yang digelar DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kalimantan Selatan (Kalsel), di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarbaru, Jumat (13/12/2024).

Digelar selama tiga hari hingga Minggu (15/12), BCF 2024 menghadirkan program unggulan Gekrafs Kalsel, seperti pameran seni, pertunjukan musik, pemutaran film lokal, forum bisnis, serta workshop kreatif. Juga diikuti 120 pelaku ekonomi kreatif Kalsel.

Usai menghadiri BCF 2024, Ketua Dewan Kesenian Banjar Rahmat Saleh yang diwakili Sekretaris Dewan Kesenian, Ina Wangsih, menyampaikan apresiasi terhadap Gekrafs Kalsel atas suksesnya penyelenggaraan BCF 2024.

“Gekrafs menciptakan kolaborasi yang memukau antara ekonomi kreatif dengan pelaku kreatif lainnya seperti kesenian, budaya, dan digitalisasi. Ini dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkap Ina Wangsih, didampingi Wakil Sekretaris Rhony Arifin dan Ketua Komite Bidang Event dan Hubungan Eksternal Hendra Lianor.

Ia menambahkan, bahwa Dewan Kesenian Kabupaten Banjar membuka pintu lebar untuk berkolaborasi dengan Gekrafs, baik dalam event maupun kegiatan lainnya.

“Di Dewan Kesenian terdapat banyak organisasi seni dengan bakat-bakat mereka yang tidak perlu diragukan. Ini sangat memungkinkan untuk saling kolaborasi untuk sama – sama memajukan Banua melalui seni,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPW Gekrafs Kalsel, Andi Fitri, menyampaikan bahwa Gekrafs adalah wadah strategis bagi pelaku industri kreatif dari 17 subsektor ekonomi kratif Indonesia, salah satunya adalah kesenian.

Andi menyebutkan, saat ini pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia menempati posisi ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan.

“Kami punya tiga strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalsel. Yaitu kolaborasi kreatif, tradisional budaya, dan digitalisasi,” ungkap Ketua Gekrafs Kalsel saat sambutan.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Gelar Pelatihan Pengelolaan Risiko Satwa Liar se-Asia Tenggara

4 November 2026 - 12:46 WIB

Satgas Pangan Polri Ungkap Produksi 525 Ton Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label

3 November 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo Bahas Langkah Strategis Penguatan Ketahanan Energi Nasional

3 November 2026 - 19:27 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Stabilitas Ekonomi hingga Efisiensi APBN

3 November 2026 - 19:25 WIB

Menko Perekonomian Pastikan Fundamental Ekonomi Indonesia Terjaga & Masih Kuat

3 November 2026 - 19:23 WIB

Pimpin Ratas, Presiden Prabowo Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

2 November 2026 - 19:38 WIB

Trending di NASIONAL