Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

ADVERTORIAL · 15 Okt 2026 19:34 WIB

Diikuti 50 Atlet, Kejurprov Loncat Indah Kalsel Jadi Ajang Evaluasi Menuju Kejuaraan Nasional


 Diikuti 50 Atlet, Kejurprov Loncat Indah Kalsel Jadi Ajang Evaluasi Menuju Kejuaraan Nasional Perbesar

Ricek.ID – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik cabang olahraga loncat indah Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi ajang penguatan pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet menuju persaingan di tingkat nasional.

Kejuaraan yang digelar di Kolam Renang SKB Mulawarman, 15–16 Oktober 2026 ini diikuti 50 atlet dari 10 kabupaten/kota se-Kalsel.

Bidang Kepelatihan Akuatik Kalsel yang juga Panitia Pelaksana Kejurprov Loncat Indah Kalsel, Eka Purnama Indah, pada Kamis (15/10/2026) mengatakan peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan perkembangan pembinaan loncat indah di daerah. Kejuaraan kali ini mempertandingkan tiga kategori, yakni pemula, junior, dan senior.

“Pesertanya dari 10 kabupaten/kota, ada 50 atlet yang terdaftar. Ada tiga kategori, yaitu pemula, junior, dan senior,” ujar Eka.

Kategori pemula dibagi menjadi kelompok usia di bawah 11 tahun dan 11–14 tahun. Kategori junior diikuti atlet yang pernah berlaga di kejuaraan luar daerah maupun Kejurprov sebelumnya, sedangkan kategori senior terbuka bagi atlet yang telah berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional.

“Nomor pertandingan disesuaikan dengan kategori dan kemampuan atlet. Untuk senior, pertandingan mencakup nomor perorangan papan 1 meter dan 3 meter, serta menara dengan ketinggian 5 meter, 7,5 meter, dan 10 meter,” ungkapnya.

Tersedia pula nomor berpasangan papan, berpasangan menara putra-putri, pasangan campuran, hingga nomor tim yang melibatkan dua sampai empat peloncat.

Sementara itu, kategori junior mempertandingkan loncatan dari ketinggian 3 meter dan 5 meter, sedangkan kategori pemula menggunakan papan 0 meter dan 1 meter. Bertambahnya peserta turut mendorong panitia memperluas jumlah nomor yang dipertandingkan.

Eka menjelaskan, Kejurprov merupakan agenda rutin Akuatik Kalsel yang juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Indonesia Open Aquatic Championship pada November 2026 di Jakarta, khususnya bagi atlet senior.

“Ajang tersebut sekaligus menjadi tahapan seleksi atlet menuju kejuaraan akuatik tingkat Asia Tenggara kelompok umur,” tuturnya.

Perluasan partisipasi daerah menjadi salah satu sasaran pembinaan ke depan. Eka mencatat, jumlah kabupaten/kota yang mengikuti Kejurprov meningkat dari lima daerah, kemudian tujuh daerah, hingga mencapai 10 kabupaten/kota pada pelaksanaan tahun ini.

“Mudah-mudahan di Kejurprov berikutnya jumlah kabupaten/kota terus bertambah, sampai 13 kabupaten/kota bisa ikut,” harapnya.

Selain memperluas basis pembinaan, persaingan dalam Kejurprov juga berkaitan dengan persiapan menuju Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON). Saat ini, terdapat empat atlet loncat indah yang tergabung dalam tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Osaka.

Menurut Eka, komposisi atlet tetap terbuka melalui mekanisme promosi dan degradasi berdasarkan performa dalam kejuaraan internal, Kejurprov, maupun kompetisi tingkat nasional. Atlet yang menunjukkan perkembangan dan hasil lebih baik berpeluang masuk menggantikan atlet yang performanya menurun, sesuai ketentuan pembinaan tim.

“Melalui Kejurprov ini, Akuatik Kalsel diharapkan dapat memperluas penjaringan atlet potensial, menjaga kesinambungan pembinaan antarkategori usia, serta mempersiapkan atlet yang mampu bersaing pada kejuaraan nasional hingga internasional,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Peringatan Hari Santri 2026 di Kalsel, Santri Didorong Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas

22 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Pemgembangan Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito, Dispar Kalsel Perkuat Kepastian Tata Ruang

22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Siapkan Rapat Kerja Keolahragaan, Dispora Kalsel Sinkronkan Program 2027 dengan Kabupaten/Kota

22 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Gerakan Pangan Murah di Kotabaru, Minyak Goreng 2 Liter Dijual Rp30 Ribu

22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Raih 83 Medali di Pesonas II 2026, SOIna Kalsel Naik ke Empat Besar Nasional

21 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Optimalisasi Pajak Daerah, Dukcapil Kalsel & Bapenda Perkuat Sinergi Pemanfaatan Data Kependudukan

21 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Trending di ADVERTORIAL