Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

HEADLINE · 5 Jul 2024 19:32 WIB

Distan Banjar Bakal Beri Bantuan Benih untuk Petani Gagal Panen


 Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B) Distan Banjar, Imelda Rosanty. foto-haris Perbesar

Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B) Distan Banjar, Imelda Rosanty. foto-haris

Soal lahan petani yang gagal panen di Martapura Timur, Kabupaten Banjar, pihak Dinas Pertanian (Distan) bakal memberikan stimulan atau bantuan benih kepada kelompok tani.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Distan Banjar, Warsita, melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B), Imelda Rosanty.

Imelda menyampaikan saat ini pihaknya masih proses identifikasi lahan mana saja yang masih dapat diselamatkan.

“Ada yang masih bisa diselamatkan dan tidak. Identifikasi ini akan mengacu pada kelompok tani mana saja yang masih bisa diselamatkan,” ujar Imelda kepada riceknews, Jumat (5/7/2024).

Pejabat eselon tiga ini mengatakan, selesai identifikasi pihaknya akan menentukan siapa saja calon penerima stimulan benih padi.

Lebih jauh ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya menerima laporan ada 4 kecamatan yang lahan sawahnya terendam.

“Lahan terendam di Kabupaten Banjar yaitu Kecamatan Martapura, Martapura Timur, Astambul, dan Martapura Barat,” ujar Imelda.

Ia mengakui, kendala para petani saat ini karena berbagai macam faktor. Contohnya di Martapura Timur yang punya dua musim tanam pada Oktober – Maret (Okmar) dan April – September (Apsep).

“Sekarang ini musim kedua, Apsep. Harusnya selesai tanam di bulan Mei – Juni, namun iklim musim kemarau basah, selalu hujan, menyebabkan sebagian lahan menjadi puso (rusak),” ucapnya.

Akibatnya, kata Imelda, sebagian lahan yang terendam di Martapura Timur mengalami gagal panen.

Ia merincikan, total luas tanam di Martapura Timur mencapai 794 hektare, adapun target realisasi tanam 639 hektare.

“Dari luas lahan tersebut, sebanyak 257,8 hektare yang terendam, dan 233,7 hektare di dalamnya mengalami fuso,” pungkasnya. (hrs/hen)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Buru Api Marta Presisi Polres Banjar Gerak Cepat Jinakkan Titik Api di Belakang Gedung Bidlabfor

4 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Gelar Pisah Sambut Ketua PN Martapura, Bupati Banjar Apresiasi Pengabdian Pejabat Lama

4 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Peringati Hari Batik Nasional, TK Pertiwi Ranting Ajak Anak Belajar Membatik dengan Pewarna Makanan

4 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Asah Jiwa Wirausaha & Kreativitas Murid, SMP Negeri 1 Martapura Gelar Market Day

4 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dorong Budidaya Ikan Terintegrasi, DKPP Banjar Luncurkan Papuyu Smart

2 Oktober 2026 - 20:50 WIB

TK ‘Aisyiyah Ranting IV Martapura Gelar Mewarnai Peringati Hari Kesaktian Pancasila

2 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL