Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

HEADLINE · 23 Des 2024 17:22 WIB ·

Dua Santri Tewas Tenggelam saat Berlibur di Pantai Borneo Jorong


 Evakuasi santri tenggelam di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (23/12/2024). foto-istimewa Perbesar

Evakuasi santri tenggelam di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (23/12/2024). foto-istimewa

Riceknews.Id – Tragis, dua santri tewas tenggelam saat berlibur di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Minggu (22/12/2024) sekitar pukul 10:25 Wita.

Kedua korban diketahui bernama M Raditya (13) warga Desa Simpangempat Sungaibaru, Kecamatan Jorong, Tala. Serta Yudha Maulana (15), warga Desa Jilatanalur, Kecamatan Batu Ampar, Tala.

Kronologi kejadian, bermula saat rombongan Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum sedang berlibur dan berenang di Pantai Borneo Jorong.

Namun, dua santri terseret arus dan tenggelam. Meskipun telah dilakukan pencarian oleh rombongan Ponpes, keduanya tidak ditemukan.

Selanjutnya, saksi melaporkan kejadian ini kepada Potensi SAR, yang kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin.

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa tim rescue langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian dengan membawa rubber boat.

“Dalam cuaca seperti ini, kami berharap pengunjung tempat wisata mengikuti arahan dari pengelola untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar I Putu Sudayana.

Setelah pencarian panjang bersama sejumlah relawan, akhirnya tim SAR menemukan korban Yudha Maulana, pada Senin (23/12/2024) sekitar pukul 01:15 Wita dini hari.

Menurut laporan kepolisian setempat, jenazah korban ditemukan sekitar 20 meter dari pantai, tepatnya di dekat batu karang di sebelah kiri pantai.

“Kondisi korban sudah meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka,” ujar Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto.

Pencarian terus dilakukan untuk korban kedua. Pada pukul 07:00 Wita tim SAR berhasil menemukan M Raditya sekitar 50 meter dari lokasi ditemukannya korban pertama, dekat pemecah gelombang sebelah kiri pantai.

“Korban juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan segera dibawa ke rumah duka,” ungkapnya.

“Diimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkunjung ke tempat wisata, terutama di kawasan pantai pada musim penghujan seperti ini,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP

15 April 2026 - 20:52 WIB

Polda Kalsel Musnahkan 75,2 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi

13 April 2026 - 12:34 WIB

Pria Gangguan Kejiwaan Diamankan Usai Bawa Sajam di Astambul

13 April 2026 - 09:17 WIB

Excavator Milik Pemda Terbakar di Kawasan TPA, Diduga Akibat Korsleting dan Kebocoran Oli

12 April 2026 - 18:23 WIB

Negara Selamatkan Rp11,42 triliun dari Penertiban Hutan dan Korupsi

10 April 2026 - 19:03 WIB

Praktik Open Dumping Jadi Penyebab Turunnya Penilaian Pengelolaan Sampah

9 April 2026 - 18:57 WIB

Trending di Banjarbaru