Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

Pemprov Kalsel · 20 Sep 2025 14:26 WIB

Gebyar Museum Lambung Mangkurat 2025, Perpaduan Budaya dan Pendidikan untuk Generasi Muda


 Foto: MC Kalsel Perbesar

Foto: MC Kalsel

Ricek.id –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat menggelar Gebyar Museum Lambung Mangkurat Kalsel 2025 pada Jumat (19/9/2025). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan berbagai lomba dan aktivitas kebudayaan yang diikuti sekitar 300 peserta, mulai dari anak usia dini (PAUD) hingga masyarakat umum.

Dengan mengusung tema “Museum Lambung Mangkurat Sebagai Ruang Belajar: Eksplorasi Tanpa Batas”, event ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan kebudayaan di Kalimantan Selatan serta menjadikan museum sebagai ruang edukasi yang inklusif dan menyenangkan.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, melalui Sekretaris Dinas, Hadeli Rosyaidi, di halaman Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru.

“Di sinilah kita menyaksikan generasi muda berani tampil, belajar, berkompetisi, sekaligus menjaga tradisi. Museum bukan lagi sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, melainkan ruang interaktif yang hidup, mengajak generasi muda untuk belajar, menggali, dan mengembangkan potensi diri,” ujar Hadeli dalam sambutannya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mengubah persepsi terhadap museum yang selama ini identik dengan suasana sepi dan statis.

“Museum harus kita hidupkan sebagai ruang belajar interaktif, tempat memahami identitas, melihat sejarah, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Subbag Tata Usaha Museum Lambung Mangkurat, Agus Antasari, menjelaskan bahwa Gebyar Museum 2025 akan berlangsung selama tiga hari, dari 19 hingga 21 September, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, khususnya generasi muda.

Rangkaian kegiatan terdiri dari:

  • Hari pertama: Lomba Maulid Habsyi
  • Hari kedua: Lomba Pushbike
  • Hari ketiga: Belajar Bersama Tradisi Bela Diri Kuntau

Menurut Agus, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan minat kunjungan ke museum, tetapi juga sebagai sarana penyaluran bakat dan penguatan karakter melalui pendekatan budaya, agama, dan olahraga tradisional.

“Mudah-mudahan kegiatan ini meningkatkan kunjungan masyarakat ke museum sekaligus menyalurkan bakat di bidang keagamaan, olahraga, dan seni bela diri tradisional,” tutupnya.

Gebyar Museum Lambung Mangkurat Kalsel 2025 menjadi bukti nyata bahwa museum dapat bertransformasi menjadi ruang belajar yang dinamis, menyenangkan, serta mampu mempererat hubungan antara sejarah, budaya, dan generasi masa depan. (MC Kalsel)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Penanganan ATS Jenjang SMP, Disdik Banjar Gelar Pelatihan Intervensi Sosial-Edukasi

29 September 2026 - 20:15 WIB

Pemprov Kalsel Dorong IWAPI Perkuat Peran Perempuan dalam Perekonomian Banua

29 September 2026 - 20:11 WIB

Pemprov Kalsel Konsisten Budayakan Antikorupsi Hingga ke Tingkat Desa

29 September 2026 - 20:08 WIB

RSJ Sambang Lihum Pastikan Kondisi Pasien Aman, Evakuasi Karhutla Dilakukan Secara Internal

29 September 2026 - 20:05 WIB

TIM Selam Gabungan Berhasil Evakuasi Lima Korban KM VIRGO Transport 8

29 September 2026 - 20:03 WIB

Kantongi 66 Medali Kejurnas & Open Turnamen, Pemprov Kalsel Kejar Target 198 Medali Tahun 2026

29 September 2026 - 20:01 WIB

Trending di ADVERTORIAL