Gempa Tektonik Berkekuatan 6,5 Magnitudo di Tuban Jawa Timur, yang terasa hingga ke wilayah Kalimantan Selatan, Jumat (23/3/2024) terdampak pada satu rumah warga di Jalan Tembikar Kana Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.
Meski tidak terlalu signifikan, kerusakan pada keramik dinding yang terlepas, tak disangka pemilik rumah Fadli Rizki, yang saat kejadian berada di luar rumah.
“Setelah saya masuk rumah, kondisi dinding keramik sudah terlepas dan berserakan di lantai,” ucapnya.

Selain dampak getaran gempa, Fadli tak memungkiri bahwa terlepasnya keramik yang terpasang di dinding rumahnya, bisa disebabkan pemasangan yang tidak maksimal.
“Selain getaran gempa, mungkin juga faktor penyemenan dinding sebelumnya tidak maksimal,” sebutnya.
Gempa yang sudah beberapa kali terasa di Kalimantan Selatan belakangan ini lanjut Fadli, sebaiknya ada sistem peringatan dini yang akurat, demi mencegah dampak lebih besar.
“Harus ada upaya mitigasi agar meminimalisir kejadian tak diinginkan,” tandasnya.
Selain di Kabupaten Banjar, getaran gempa bumi pada Jumat (22/3/2024) sore, juga dirasakan warga di beberapa daerah di Kalimantan Selatan, termasuk kota Banjarmasin dan Banjarbaru.
Laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa terjadi pukul 16.52 Wita di darat pada jarak 130 kilometer arah timur laut Tuban Jawa Timur, pada kedalaman 10 kilometer atau 367 KM dari Banjarmasin.
















