Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

Kab. Banjar · 30 Mei 2024 16:07 WIB

H Ibank Angkat Bicara Soal Walk Out Kadinsos P3AP2KB Banjar dari Rapat


 Anggota Komisi IV DPRD Banjar, H Muhammad Iqbal Pahroli atau H Ibank. foto-istimewa Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Banjar, H Muhammad Iqbal Pahroli atau H Ibank. foto-istimewa

Anggota Komisi IV DPRD Banjar, HM Iqbal Pahroli atau Ibank turut angkat bicara soal walk out-nya Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Banjar Dian Marliana dari rapat.

Itu terjadi dalam rapat dengar pendapat (RDP) gabungan Komisi II dan IV DPRD Banjar bersama Dinsos P3AP2KB Banjar membahas evaluasi kegiatan penanganan dan anggaran stunting 2023 – 2024, Rabu (29/5/2024).

Menurut Haji Ibank, sikap yang diperlihatkan Kadinsos P3AP2KB tersebut bukan sikap yang baik dan terkesan lari dari tanggung jawab.

“Sangat mengecewakan, dan beliau tidak menghargai institusi DPRD. Karena itu patut dipertanyakan penilaian kinerja Kadinsos P3AP2KB selama ini seperti apa,” ujar Ibank, politisi Gerindra ini.

Menurut hematnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Banjar juga mesti memberi penjelasan mengapa sampai seperti ini kualitas dari seorang kepala dinas.

“Karena kualitasnya jangan cuman menguasai secara teori, tapi juga harus terjun ke lapangan dan memantau secara langsung berdasarkan kesesuaian data penerima bantuan program, terlebih pada program penurunan stunting,” kata Ibank.

Ia menguraikan, lembaga Dinsos P3AP2KB adalah dinas yang sangat mulia karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Diperlukan orang orang yang bermental sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap seluruh masyarakat Kabupaten Banjar khususnya bagi yang tidak mampu.

Dalam percepatan penurunan stunting, seharusnya kata Ibank, Dinsos P3AP2KB jangan hanya menunggu warga berpartisipasi, tetapi harus aktif jemput bola mendatangi ke rumah-rumah warga.

“Karena sebagai abdi negara yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat, harus hadir dan pro aktif terhadap masyarakat,” terang Ibank.

Kerja keras, kerja cerdas, dan kerjasama dengan semua pihak, kolaborasi dan koordinasi dengan dinas terkait sangat diperlukan agar dapat menurunkan stunting. Juga ketika ada keluhan di masyarakat mereka harus cepat merespon (fast respons).

“Keberhasilan penurunan stunting bisa tercapai ketika memiliki rasa kebersamaan dan rasa memiliki daerah yang kuat, serta bertanggung jawab kepada masyarakat Kabupaten Banjar akan jabatan yang diembannya, dan ketika ada permasalahan di lapangan maka harus diselesaikan dengan kebersamaan juga,” tutup Ibank.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar,Ketua DPRD Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

14 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Salat Hajat di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Pemkab Banjar Doakan Daerah Makin Berkah

13 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Disdik Banjar Tegaskan Sekolah Tetap Enam Hari, Pendidikan Diniyah Tetap Punya Ruang

12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Kabupaten Banjar Teguhkan Komitmen Menata & Menjaga Daerah dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-76

12 Agustus 2026 - 18:04 WIB

DPRD & Pemkab Banjar Sepakati KUPA-PPAS 2026 & KUA-PPAS 2027

12 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Dorong Permainan Tradisional Tetap Eksis, KORMI Banjar Dukung Kompetisi Balogo di Masyarakat

12 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Trending di ADVERTORIAL