Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

NASIONAL · 20 Feb 2025 20:32 WIB

Hendropriyono Ingatkan Bappenas: Perencanaan Nasional Jangan Melupakan Sejarah


 Hendropriyono Ingatkan Bappenas: Perencanaan Nasional Jangan Melupakan Sejarah Perbesar

Riceknews.Id – A.M Hendropriyono mengingatkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, agar perencanaan nasional tidak melupakan sejarah bangsa.

Menurut Hendropriyono, bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang pernah memiliki kerajaan-kerajaan kuat dengan kekuasaan yang bahkan melampaui wilayah Indonesia saat ini.

Ia juga menyebutkan bahwa teknologi kerajaan-kerajaan Nusantara pada masanya lebih maju dari peradaban lain di dunia.

“Kita pernah memiliki teknologi hingga menguasai samudra dengan kapal berukuran terbesar di masanya, seperti yang dimiliki Kerajaan Majapahit,” ujarnya saat acara silaturahmi di Kraton Majapahit, Jakarta (19/2/2025).

Oleh karena itu, Hendropriyono menekankan pentingnya bagi Bappenas untuk tidak melupakan sejarah dalam menyusun dan melaksanakan perencanaan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Rachmat Pambudy, Menteri PPN/Kepala Bappenas, menyatakan bahwa perencanaan ke depan akan selalu berkaitan dengan apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang dihadapi saat ini, dan bagaimana tujuan bangsa di masa depan.

Ia menambahkan, sejarah Majapahit membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu menjadi bangsa yang kaya, makmur, adil, dan disegani.

Bahkan, kata Rachmat, Majapahit tidak pernah tunduk kepada Kekaisaran Mongol yang menguasai lebih dari setengah belahan dunia.

“Badan Perencanaan Nasional akan selalu melihat sejarah peradaban tinggi yang pernah kita raih sebagai acuan,” tegasnya.

Pangeran Cevi Yusuf Isnendar dari Kesultanan Banjar juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh Hendropriyono dan Rachmat Pambudy.

Ia berharap pembangunan nasional tidak melupakan sejarah, terutama karena Indonesia memiliki peradaban tinggi di masa lalu.

“Kita pernah berada di puncak peradaban, dan kita akan kembali meraihnya. Pembangunan harus berjalan seiring dengan budaya, kearifan lokal, dan lingkungan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Program Perumahan, Pemerintah Tingkatkan Kelayakan Hunian & Berdayakan UMKM Lokal

27 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Sempurnakan Aturan Korupsi, Presiden Prabowo Tekankan Perlindungan Kekayaan Negara

27 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Utamakan Edukasi & Keselamatan

26 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Trending di EKOBIS