Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

EKOBIS · 22 Mei 2026 17:54 WIB

Jelang 1 Juni, Pemerintah Matangkan Implementasi DHE & Tata Kelola Ekspor Komoditas


 Jelang 1 Juni, Pemerintah Matangkan Implementasi DHE & Tata Kelola Ekspor Komoditas Perbesar

Ricek.ID – Menjelang 1 Juni 2026, pemerintah tengah mempersiapkan pelaksanaan implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) serta tata kelola ekspor komoditas strategis.

Sejumlah instrumen regulasi lintas Kementerian/Lembaga tengah difinalisasi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai menghadiri Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Kamis (21/5/2026).

“Tadi melaporkan ke Bapak Presiden terkait dengan rencana implementasi dari dua hal, yaitu pelaksanaan devisa hasil ekspor yang berlangsung tanggal 1 Juni besok, dan juga pelaksanaan dari ekspor CPO, batubara, dan ferro alloy yang dilaksanakan oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia,” ujarnya.

Airlangga menjelaskan Pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai perangkat pendukung implementasi kebijakan. Berbagai instrumen regulasi, baik dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, maupun Bank Indonesia segera disiapkan dan akan diselesaikan sebelum 1 Juni.

Selain penyelesaian regulasi, pada kesempatan tersebut Menko Perekonomian juga mengatakan Pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada asosiasi pelaku usaha guna memastikan kesiapan seluruh pihak terkait terhadap implementasi kebijakan.

Lebih lanjut, Airlangga juga menyampaikan Pemerintah saat ini telah membahas sejumlah langkah lanjutan guna menjaga pergerakan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih berlangsung.

“Tadi dibahas berbagai kebijakan yang akan diambil, termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan, dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan. Dan selain itu juga ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal kedua bisa bergerak,” jelas Menko Airlangga.

Terkait kelembagaan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Menko Airlangga menyampaikan struktur pengurus akan diumumkan secara resmi oleh Danantara. Pemerintah juga memastikan keterbukaan informasi kepada investor dan pelaku usaha menjelang implementasi kebijakan pada awal Juni mendatang.

Airlangga menegaskan implementasi mekanisme ekspor melalui DSI tidak akan mengubah struktur pelaku ekspor yang telah berjalan selama ini.

“Tentu tidak perlu khawatir, karena seluruhnya ekspor masih dilakukan oleh perusahaan di sektor existing ya, dan dalam ekspor itu langsung ada pelaporan kepada Danantara,” pungkasnya.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pengawasan & Pembinaan SPBU

8 September 2026 - 20:14 WIB

Prabowo Perintahkan Pengusutan Dugaan Kesengajaan Pembakaran Hutan & Lahan

7 September 2026 - 20:55 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi Sektor Penerbangan

7 September 2026 - 20:53 WIB

Dukung PKPN 2027, Kemenkeu Siapkan Rp49,80 Triliun

7 September 2026 - 20:51 WIB

OJK Bersama Stakeholders Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026

7 September 2026 - 20:48 WIB

Bigfast Banjarbaru Awali Usaha di Era Pandemi, Kini Raup Puluhan Juta per Bulan

7 September 2026 - 20:45 WIB

Trending di ADVERTORIAL