Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

Pemprov Kalsel · 9 Nov 2024 11:53 WIB

Kembangkan Simpul Jaringan Geospasial, Pemprov Kalsel Raih Bhumandala Award 2024


 Sesi foto saat penerimaan Bhumandala Award 2024. Perbesar

Sesi foto saat penerimaan Bhumandala Award 2024.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi pada ajang bergengsi Bhumandala Award 2024 yang diselenggarakan Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan meraih dua kategori penghargaan yaitu Bhumandala Kanaka (Medali Emas) untuk kategori Provinsi Bhumandala Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial dan Bhumandala Kanaka (Medali Emas) untuk kategori Provinsi Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan.

Penghargaan ini diserahkan oleh Badan Informasi Geospasial kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Faried Fakhmansyah pada malam perhelatan Bhumandala Award ke-10 di Grand Studio Metro TV, Senin (4/11/2024).

Pada perhelatan ini turut berhadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto beserta perwakilan dari Kementerian, Lembaga, serta Pemerintah Daerah.

Bhumandala Award merupakan perhelatan tahunan yang diselenggarakan oleh BIG sejak 2014 sebagai bentuk penghargaan kepada Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang dinilai telah unggul dalam membangun dan mengembangkan jaringan informasi geospasial, serta mampu mengimplementasikannya dalam berbagai sektor pembangunan.

Bhumandala Award 2024 ini merupakan kali ke-7 keikutsertaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan kali ke-3 akan raihan medali emas. Hal ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan informasi geospasial serta mendorong kinerja penyediaan data-data informasi geospasial berkualitas dalam mendukung kualitas perencanaan pembangunan.

Kerja keras dan dukungan dari seluruh Tim Simpul Jaringan Informasi Geospasial Provinsi Kalimantan Selatan juga menjadi motor penggerak utama terwujudnya prestasi gemilang ini.

Keberlanjutan penyelenggaraan informasi geospasial telah menjadi komitmen oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagaimana tertuang dalam RPJPD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025  2045.

Dengan mengusung Visi Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Logistik Kalimantan, arah kebijakan pengembangan simpul jaringan serta penyediaan data informasi geospasial yang akurat, valid, mutakhir, dan berkualitas akan menjadi salah satu faktor pendorong terwujudnya Kebijakan Satu Peta, Satu Data, dan pembangunan berkualitas dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah dan masyarakat Kalimantan Selatan yang lebih sejahtera.

Disampaikan Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor,  pentingnya pemanfaatan data geospasial dalam penyusunan rencana pembangunan daerah yang holistik, tematik, dan spasial. Dengan adanya data yang akurat dan terintegrasi, pembangunan daerah dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Hal ini juga mencerminkan komitmen Bappeda Kalsel untuk terus mengembangkan inovasi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Keberhasilan mendapatkan predikat emas dalam simpul jaringan bukan hanya sekadar pencapaian, namun juga menjadi modal dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan berkualitas kedepannya,” kata Ariadi.

Tidak hanya meraih penghargaan untuk Provinsi Bhumandala Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial, Kata Ariadi Bappeda Kalsel juga telah berhasil menginspirasi dengan kegiatan Banua Award.

“Melalui inisiatif ini, mereka berupaya mendukung daerah kabupaten dan kota untuk meningkatkan perencanaan mereka dengan data spasial yang komprehensif,” ujarnya.

Oleh karena itu, dampak positif dari upaya Bappeda Kalsel ini sudah mulai terasa, dengan beberapa daerah seperti Kabupaten Barito Kuala, Kota Banjarbaru, dan Banjarmasin yang sebelumnya jarang mendapat pengakuan nasional, kini berhasil menyita perhatian melalui inovasi perencanaan mereka.

“Hal ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat inovasi, setiap daerah memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakatnya,” jelasnya.

Untuk itu, dalam upaya terus meningkatkan kualitas perencanaan daerah, Bappeda Kalsel mengharapkan sektor lain untuk meraih penghargaan, seperti sektor pertanian, energi, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan masih banyak lagi.

“Dengan memanfaatkan data geospasial secara optimal, mereka yakin bahwa tujuan pembangunan daerah yang lebih baik dapat tercapai dengan lebih efektif,” katanya. (adpim)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Dinilai Perkuat Kemampuan & Solidaritas Relawan Damkar, Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690

13 Juni 2026 - 15:05 WIB

Matangkan Kerjasama dengan PSSN, Diskominfo Kalsel Gelar Rapat Daring Bahas Draft PKS

12 Juni 2026 - 18:32 WIB

Tingkatkan Penyerapan Lulusan SMK, Disdikbud Kalsel Akan Optimalkan Tracer Study

12 Juni 2026 - 18:17 WIB

Melalui Forum Daerah Bersuara, Pemprov Kalsel Dukung Pelaksanaan 10 Program Direktif Presiden

12 Juni 2026 - 09:21 WIB

Fokus Siapkan PON Mendatang, Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet & Pelatih Berprestasi

11 Juni 2026 - 19:49 WIB

Pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Selesai, PUPR Kalsel Percepat Penataan Lanskap

11 Juni 2026 - 19:32 WIB

Trending di DAERAH