Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

NASIONAL · 31 Mei 2026 18:42 WIB

Kemenhaj Persiapkan Perbaikan Penyelenggaraan Haji Tahun Mendatang


 Kemenhaj Persiapkan Perbaikan Penyelenggaraan Haji Tahun Mendatang Perbesar

Ricek.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf pimpin rapat evaluasi pelaksanaan layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sesaat setelah seluruh jemaah haji Indonesia meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.

Rapat evaluasi tersebut digelar pada Sabtu (30/5/2025) di Daker Makkah setelah fase Mina dinyatakan selesai atau Mina clear. Hingga pukul 15.00 Waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil skema Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dengan aman dan tertib, menandai berakhirnya fase puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.

Dalam rapat tersebut, Menhaj meminta seluruh jajaran penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan Armuzna, mulai dari pergerakan jemaah, layanan tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga tata kelola mabit di Muzdalifah dan pelaksanaan murur.

“Berakhirnya fase Mina bukan berarti tugas kita selesai. Justru saat inilah seluruh catatan lapangan harus dihimpun dan dievaluasi secara menyeluruh agar menjadi dasar perbaikan penyelenggaraan haji tahun depan,” tegas Irfan.

Menurutnya, penyelenggaraan haji 2026 secara umum berjalan dengan baik dan terkendali. Namun demikian, pemerintah tetap membuka ruang evaluasi terhadap berbagai masukan dari jemaah, petugas, DPR RI, maupun pemangku kepentingan lainnya demi meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang

Menhaj menegaskan bahwa evaluasi tahun ini akan dilakukan lebih awal karena Pemerintah Arab Saudi telah menyampaikan garis waktu awal penyelenggaraan haji 2027 kepada Indonesia. Dengan demikian, proses perencanaan, pengadaan layanan, dan penyempurnaan tata kelola dapat dilakukan lebih matang dan terukur.

“Kita ingin seluruh pengalaman lapangan tahun ini menjadi pelajaran berharga. Evaluasi harus dilakukan sejak dini agar layanan haji 2027 semakin tertata, semakin ramah lansia, lebih responsif terhadap kebutuhan jemaah, serta mampu menghadirkan ibadah yang aman, nyaman, dan membahagiakan,” ujar Irfan.

Rapat evaluasi juga membahas kesiapan memasuki fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air yang akan dimulai pada 1 Juni 2026. Menhaj meminta seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tetap menjaga kualitas layanan, khususnya pendampingan bagi jemaah yang masih menyelesaikan tawaf ifadah, jemaah lanjut usia, serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi.

Menutup rapat, Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah haji Indonesia atas kedisiplinan selama fase Armuzna serta kepada seluruh petugas yang telah bekerja penuh dedikasi dalam melayani jemaah di tengah tingginya mobilitas dan kepadatan selama puncak ibadah haji.

“Terima kasih kepada seluruh jemaah dan petugas haji Indonesia. Semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan pelayanan yang diberikan selama Armuzna menjadi modal penting untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan haji Indonesia pada masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sumber : haji.go.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Terjadi Pembubaran Ibadah di Bantul, Menag: “Tak Boleh Terulang Lagi”

31 Mei 2026 - 18:49 WIB

Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, BPH Migas Minta Masyarakat Tak Takut Melapor

31 Mei 2026 - 18:37 WIB

Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas, Timnas Garuda Merumput di EA Sports FC

31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Apresiasi Ketertiban Jemaah Selama Fase Mina, Menhaj Persiapkan Haji 2027

31 Mei 2026 - 18:21 WIB

Berlaku 1 Juli 2026, Registrasi SIM Biometrik Jamin Perlindungan bagi Masyarakat

30 Mei 2026 - 20:43 WIB

Indonesia Bagian Timur Diminta Waspada, Siklon Tropis Jangmi Bisa Picu Potensi Hujan Lebat

30 Mei 2026 - 20:39 WIB

Trending di NASIONAL