Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

EKOBIS · 25 Jun 2026 16:51 WIB

Kemlu RI Tekankan Pentingnya Dialog Rutin Berkala untuk Atasi Keluhan Investor China


 Kemlu RI Tekankan Pentingnya Dialog Rutin Berkala untuk Atasi Keluhan Investor China Perbesar

Ricek.ID – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tekankan pentingnya penguatan dialog secara berkala guna mengidentifikasi sekaligus mengatasi berbagai keluhan yang dihadapi oleh para pengusaha asal China yang berinvestasi di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, saat memberikan keterangan resmi, seusai menghadiri Forum Media dan Wadah Pemikir China-Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (24/6/2026).

Santo menyatakan ke depan pemerintah memerlukan pendekatan yang lebih intensif dengan melibatkan berbagai instansi, tidak terbatas pada kementerian di sektor ekonomi saja.

“Ke depannya, yang perlu kita lakukan adalah engagement yang lebih sering dengan mitra bisnis asal China, tak hanya oleh kementerian terkait isu ekonomi, tetapi juga kementerian lain seperti Kemlu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons langsung terhadap surat resmi dari Kamar Dagang China di Indonesia kepada Presiden RI Prabowo Subianto pada Mei 2026.

Dalam surat itu, para investor menyampaikan kekhawatiran serius terkait perubahan kebijakan, regulasi yang dinilai terlalu ketat, penegakan hukum berlebihan, hingga indikasi tindakan korupsi dan pemerasan oleh otoritas terkait.

Sebagai bentuk tindak lanjut, perwakilan dari sejumlah kementerian bidang perekonomian dilaporkan telah menggelar pertemuan tatap muka dengan para pengusaha China guna menjaring masukan konkret mengenai kondisi bisnis terkini.

Santo mengapresiasi respons cepat tersebut, karena dinilai mampu memberikan saluran komunikasi langsung bagi para pelaku usaha.

“It’s a good thing bahwa kita melakukan dialog ini, mengingat sebenarnya yang diperlukan adalah saluran untuk menyampaikan hal tersebut,” katanya.

Santo menegaskan, keterlibatan Kemlu bertujuan memperkuat upaya bersama dalam memetakan kendala yang dirasakan investor asing.

Di sisi lain, upaya menyelaraskan persepsi juga dilakukan oleh sektor swasta nasional. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, sebelumnya sempat berkunjung ke KBRI Beijing pada Minggu (21/6/2026).

Kunjungan tersebut ditujukan untuk memberikan klarifikasi langsung mengenai kondisi riil iklim bisnis di Indonesia kepada para pengusaha setempat.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Diskominfo Kalsel Siap Dukung Lion Air Publikasikan Pembukaan Rute Internasional Banjarmasin–Kuala Lumpur

25 Juni 2026 - 21:58 WIB

Tinjau Perusahaan Baja asal Tiongkok, Purbaya Tegaskan Komitmen Pemerintah Ciptakan Industri yang Sehat

25 Juni 2026 - 21:53 WIB

Bareskrim Polri Amankan Tersangka Peredaran Vape yang Mengandung Etomidate di Medan

25 Juni 2026 - 16:54 WIB

Pemerintah Wajibkan Registrasi Biometrik Pelanggan Baru, Seluruh Operator Siap Terapkan Secara Nasional

25 Juni 2026 - 16:48 WIB

Kecam Pelecehan Seksual Atlet Menembak Remaja, Menpora Dukung Penegakan Hukum & Pelindungan Korban

24 Juni 2026 - 17:54 WIB

Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh Diluncurkan, Kini Pekerja Dapat Akses Layanan Kesehatan di Rumah Sakit Polri

24 Juni 2026 - 17:45 WIB

Trending di KESEHATAN