Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

DAERAH · 24 Feb 2026 14:18 WIB ·

Kepala DPKP Banjar: Penyebab Kebakaran Didominasi Korsleting Listrik


 ilustrasi Perbesar

ilustrasi

Martapura, Ricek.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar mengungkapkan penyebab kebakaran paling dominan yaitu arus pendek listrik atau korslet pada tahun 2025.

Kepala DPKP Banjar, Agus Siswanto mengatakan, rumah terbakar yang mengalami korsleting karena kabel semrawut dan aus.

“Tidak bisa disalahkan juga warga karena biasanya terjepit kondisi ekonomi untuk memperbaiki kabel itu. Kalau kami selalu melakukan pencegahan berupa sosialisasi penanganan pertama kebakaran,” kata Agus, Selasa (24/2/2026).

Sementara itu, terkait capaian kinerja tidak tercapai saat Rapat Evaluasi Pembangunan 2025 kemarin, Agus menambahkan kalau kebakaran tidak bisa diprediksi.

“Kebakaran itu ‘unpredictable’ (tidak dapat diprediksi). Nah dari penanggulangan kebarakan itu kami tidak mencapai target terbalik. Target yang ditentukan oleh Bappedalitbang tidak boleh lebih dari 61 kebakaran. Tapi pada tahun 2025 terjadi 65 kebakaran,” tambahnya.

Kepala DPKP Banjar, Agus Siswanto. foto: Haris Pranata (ricek.id)

Ia melanjutkan, enam puluh lima kebakaran itu berdampak kepada 86 unit bangunan.

“tiga puluh sembilan bangunan rusak parah, sepuluh rusak sedang, dan 37 bangunan rusak ringan. Rata-rata penyebab kebakaran di antara bangunan itu ya karena korsleting listrik yang dipicu kondisi jaringan instalasi listrik sudah memasuki masa aus dan perlu peremajaan secara massif,” pungkasnya.

Keterhambatan ekonomi dalam memelihara jaringan instalasi listrik di setiap rumah warga perlu intervensi oleh pemerintah. Terutama Pembangkit Listrik Negara (PLN) seharusnya memberikan program yang dapat mengurangi kejadian kebakaran. Agar kebakaran yang dapat menghabisi harta, benda, manusia sekalipun dapat dicegah.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

PT AGM Bantah Belum Bayar Ganti Rugi Lahan di HSS

8 April 2026 - 11:03 WIB

Antisipasi Kemarau Panjang Distribusi Air Bersih Dipastikan Tetap Lancar

4 April 2026 - 15:14 WIB

Persiapan Haul Datu Kelampayan Capai 90 Persen

24 Maret 2026 - 11:23 WIB

89 BPK Relawan Buser 690 Banjar Ikuti Pawai Gema Takbiran di Martapura

21 Maret 2026 - 01:02 WIB

Polres Banjar Matangkan Pengamanan Haul ke-220 Datu Kelampayan

18 Maret 2026 - 16:42 WIB

Siap-siap! Irigasi Riam Kanan Akan Dikeringkan Total pada September-Oktober 2026

18 Maret 2026 - 02:00 WIB

Trending di DAERAH