Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

DPRD · 2 Mar 2026 17:45 WIB ·

Komisi II DPRD Kotabaru Soroti Tarif dan Stabilitas Penerbangan Jelang Mudik Idulfitri 1447 H


 Komisi II DPRD Kotabaru Soroti Tarif dan Stabilitas Penerbangan Jelang Mudik Idulfitri 1447 H Perbesar

Kotabaru, Ricek.ID – Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru bergerak cepat menyikapi persoalan transportasi udara menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui rapat kerja bersama sejumlah pemangku kepentingan, dewan berupaya memastikan penerbangan rute Kotabaru–Banjarmasin tetap beroperasi optimal serta tidak membebani masyarakat.

Rapat yang digelar pada Senin (2/3/2026) di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru itu dipimpin Wakil Ketua Komisi II H. M. Suhartono dan dihadiri Ketua Komisi II Abu Suwandi, para anggota komisi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, pengelola Bandara Gusti Syamsir Alam, serta perwakilan Wings Air yang berada di bawah naungan Lion Group.

Dalam pembahasan, tingginya harga tiket menjadi sorotan utama. Tarif penerbangan rute Kotabaru–Banjarmasin yang berada pada kisaran Rp1,3 juta hingga Rp1,4 juta dinilai cukup memberatkan masyarakat dan berdampak pada penurunan jumlah penumpang. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas jadwal penerbangan ke depan.

Ketua Komisi II, Abu Suwandi, menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan layanan penerbangan di Kotabaru. Menurutnya, apabila jumlah penumpang terus merosot akibat tingginya tarif, maskapai berpotensi mengurangi frekuensi bahkan menghentikan layanan.

“Jika ini dibiarkan, kita khawatir penerbangan makin jarang atau bahkan terhenti. Padahal bandara sangat vital bagi mobilitas dan ekonomi daerah,” ujarnya.

Selain persoalan tarif, Komisi II juga menyoroti pembatalan penerbangan yang dinilai kerap terjadi secara mendadak. Dewan meminta maskapai mempertimbangkan dampak sosial terhadap calon penumpang, khususnya menjelang musim mudik.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Wings Air, Muhammad Fitryan, menjelaskan bahwa kebijakan tarif dan operasional sepenuhnya menjadi kewenangan manajemen pusat. Pihaknya di daerah, kata dia, hanya melaporkan perkembangan jumlah penumpang. Ia mengungkapkan, pada Februari lalu terdapat beberapa penerbangan yang dibatalkan karena jumlah penumpang kurang dari 10 orang. Namun demikian, tren penumpang menjelang Lebaran mulai menunjukkan peningkatan.

Sementara itu, pihak Bandara Gusti Syamsir Alam menyampaikan bahwa pengawasan terhadap maskapai berada di bawah otoritas bandar udara wilayah Surabaya serta Direktorat Angkutan Udara di Jakarta. Pihak bandara berperan menghimpun dan melaporkan data operasional sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk terkait tarif batas atas dan batas bawah.

Sebagai hasil rapat, Komisi II merumuskan sejumlah langkah strategis, antara lain melakukan koordinasi langsung dengan manajemen pusat Lion Group, membuka peluang komunikasi dengan maskapai lain guna mendorong persaingan tarif, serta meminta agar setiap pembatalan penerbangan diinformasikan jauh hari sebelumnya agar masyarakat memiliki alternatif perjalanan.

Wakil Ketua Komisi II, H. M. Suhartono, menegaskan bahwa kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama. “Kami ingin memastikan transportasi jelang Lebaran berjalan lancar, harga tiket lebih rasional, dan masyarakat tidak dirugikan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Presiden Prabowo Ingatkan DPRD Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

18 April 2026 - 15:04 WIB

Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton

16 April 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

15 April 2026 - 16:53 WIB

Program Prioritas Kemenag Kotabaru Fokus Kerukunan Lingkungan dan Pendidikan

15 April 2026 - 08:17 WIB

Pengawasan Rutin Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

15 April 2026 - 07:17 WIB

Lentera Saijaan Permudah Akses Edukasi Kesehatan Warga

15 April 2026 - 07:11 WIB

Trending di Kab. Kotabaru