Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 9 Mei 2026 18:33 WIB

Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Muhidin Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran


 Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Muhidin Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran Perbesar

Ricek.ID – Kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) akhirnya resmi dilantik oleh Gubernur Kalsel, Muhidin di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (8/5/2026)setelah sempat tertunda selama beberapa bulan .

Pelantikan ini menjadi angin segar bagi penguatan lembaga amil zakat di Banua dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.

Muhidin dalam kesempatan tersebur menyoroti distribusi dana zakat agar berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Ia menekankan pentingnya akurasi data penerima (mustahik) agar dana yang terkumpul benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang berhak.

“Saya berharap kehadiran pengurus yang baru diharapkan mampu membawa inovasi dalam penghimpunan maupun penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Muhidin berharap BAZNAS Kalsel tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh kabupaten/kota se-Kalsel.

“Pelantikan BAZNAS ini sempat tertunda selama 2-3 bulan. Kini, setelah resmi dilantik, kita berharap pengurus dapat langsung tancap gas menjalankan program-program strategisnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kalsel yang baru, Ilham mengatakan Baznas Kalsel berkomitmen untuk memperketat pengawasan distribusi, baik untuk program konsumtif maupun pemberdayaan ekonomi, guna memastikan seluruh dana kembali kepada umat sesuai dengan syariat delapan asnaf.

Hal ini senada dengan keinginan Gubernur Kalsel, Muhidin yang menekankan distribusi zakat bisa akuntabel dan tepat sasaran.

”Pak Gubernur Kalimantan Selatan telah mengingatkan, jangan sampai penyaluran dana zakat itu salah sasaran. Artinya, memang betul-betul dana zakat itu diperuntukkan kepada mustahik yang berhak menerimanya,” tegas Ilham.

Pada tahun 2026, Baznas mematok target optimis untuk pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah yakni sebesar Rp75 miliar, di mana hingga saat ini realisasi pengumpulan telah mencapai angka 39 persen.

Ilham mengakui adanya sedikit keterlambatan dalam mencapai target akibat masa transisi kepemimpinan, namun mereka tetap optimis dapat mengejar ketertinggalan dalam beberapa bulan ke depan.

”Kami akan kejar target itu dalam beberapa bulan ini, paling tidak 80 sampai 90 persen terpenuhi dari target pusat sebesar 75 miliar rupiah,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Angkat Semangat Pengabdian Guru, Tari Srikandi PGRI Antar Balangan Raih Juara 1

8 November 2026 - 11:00 WIB

Integrasikan Pertanian & Peternakan dalam Pendidikan, STTAM Nias Barat Siapkan Mahasiswa Jadi Lulusan Mandiri

7 November 2026 - 11:56 WIB

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Trending di ADVERTORIAL