Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

EKOBIS · 10 Agu 2025 01:19 WIB

Melihat Kopdes Merah Putih Indrasari, Satu-satunya yang Beroperasi di Banjar Sejak Diluncurkan


 Melihat Kopdes Merah Putih Indrasari, Satu-satunya yang Beroperasi di Banjar Sejak Diluncurkan Perbesar

Riceknews.Id – Sejak diluncurkannya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional pada 21 Juli lalu, progresnya di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, relatif berjalan lambat. Dari 290 koperasi yang dibentuk, baru satu yang beroperasi, sementara sisanya belum menunjukkan eksistensi.

Satu-satunya yang aktif sejak awal peluncuran adalah Koperasi Desa Merah Putih Indrasari, Martapura. Kopdes ini lah yang mewakili wajah Kalsel saat diluncurkan se-Indonesia secara hibrida oleh Presiden Prabowo Subianto.

Provinsi Kalsel sendiri menyumbang 2.013 Koperasi Merah Putih yang tersebar di 1.871 desa dan 144 kelurahan. Angka ini merupakan bagian dari lebih dari 80 ribu lebih koperasi yang diluncurkan se-Indonesia.

Mengenai alasan mengapa baru Kopdes Indrasari yang beroperasi di Kabupaten Banjar, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) setempat, I Gusti Made Suryawati, mengatakan karena Kopdes Merah Putih Indrasari sebagai percontohan. Adapun yang lainnya masih sedang berproses.

“Waktu peluncuran kemarin, saat presiden berdialog dengan Gubernur dan Bupati Banjar, disampaikan bahwa Kopdes Indrasari sebagai percontohan di Kalsel,” ujar Made, Sabtu (9/8/2025).

Melihat Lebih Dekat Koperasi Merah Putih Indrasari

Berlokasi di seberang Stadion Demang Lehman Martapura, Kopdes Merah Putih Indrasari berdiri kokoh pada bangunan kurang lebih 10 x 10 meter persegi yang terbagi dalam tiga ruangan. Peletakan batu pertamanya diresmikan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto pada 21 Mei 2025.

Di ruang tengah, koperasi ini menjual beragam bahan pokok seperti beras premium, minyak goreng, gula, tepung, bawang, hingga mi instan. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan BRILink serta menjual tabung gas bersubsidi dan non-subsidi.

“Sejak awal dibuka, banyak warga berdatangan membeli. Tapi seiring waktu mulai berkurang. Rata-rata Rp1 juta kotor perhari. Lumayan lah. Paling laku itu bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan bawang,” ujar Yulinda, selaku Wakil Ketua Bidang Anggota Kopdes Merah Putih Indrasari, Jumat (8/8/2025).

Kopdes Indrasari menawarkan harga yang lebih murah karena mendapatkan pasokan langsung dari produsen secara konsinyasi. Saat ini, mereka bekerja sama dengan Bulog dan ID Food, dan tak lama lagi akan menjalin kemitraan dengan Garuda Food.

Modal Awal Mengandalkan Simpanan Anggota

Salah satu pengurus Kopdes Merah Putih Indrasari sedang menyusun barang jualan di etalase. Foto: Hendra Lianor

Sambil menunggu kucuran pinjaman dari Bank Himbara yang pencairannya belum pasti kapan, Kopdes Indrasari memulai modal usaha dari simpanan anggota. Maka wajar, toko retailnya belum selengkap minimarket.

“Modalnya Rp15 juta, menggunakan simpanan anggota koperasi,” tutur Yulinda mengatakan total anggota koperasi sudah mencapai 260 orang lebih. Tiap anggota setor Rp100 ribu di awal dan iuran Rp10 ribu perbulan, di mana pada akhir tahun simpanan akan dibagi bersama benefit yang dihasilkan.

Beberapa usaha lainnya seperti apotik dan praktik juga sedang disiapkan perizinannya. Linda menuturkan, proses membesarkan usaha ini masih panjang, dan saat ini masih permulaan. Menurutnya, memulai usaha dari bawah secara bertahap itu justru ke depannya akan lebih kokoh.

“Rencana kami toko ini nantinya pindah ke sebelahnya dengan bangunan yang lebih besar. Yang ada ini untuk apotek dan praktik,” ungkapnya.

Koperasi Merah Putih Akan Beroperasi Serentak Akhir Oktober

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati. Foto: Hendra Lianor

Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati, mengungkapkan peluncuran Koperasi Merah Putih kemarin baru sebatas terbentuknya badan hukum dan struktur pengurus organisasi koperasi. Sehingga yang baru benar-benar berjalan adalah Kopdes Indrasari karena sebagai percontohan, di mana koperasi lainnya dapat melihat dan belajar bagaimana menjalankan usaha.

Made menyebutkan, menjelang peluncuran tersebut, pihaknya sedang menyiapkan kegiatan peningkatan kapasitas SDM, guna memberikan pengetahuan, manajemen pengelolaan koperasi, serta asistensi dalam melengkapi dokumen administrasi usaha yang akan dijalankan. Dan yang terpenting, pihaknya juga masih menunggu petunjuk dan teknis dari pemerintah pusat terkait program prioritas menjalankan koperasi.

Ketika semuanya sudah siap beroperasi, seluruh Koperasi Merah Putih akan kembali diluncurkan. “Rencananya, tanggal 28 Oktober akan ada peluncuran dimulainya kegiatan koperasi,” pungkas Made.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemprov Sulut Terima Tiga Kapal Ikan Hasil Tangkapan IUU Fishing

10 Mei 2026 - 18:54 WIB

Jadi Model Kemandirian Pesisir, Presiden Dorong Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

10 Mei 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Tekanan Global, APBN Triwulan I 2026 Solid & Ekonomi Tetap Tumbuh

8 Mei 2026 - 21:04 WIB

Gasak Sejumlah Barang Di Universitas NU Kalsel, Polres Banjar Ringkus ICR

8 Mei 2026 - 19:51 WIB

Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

8 Mei 2026 - 19:15 WIB

Komdigi Nilai Indonesia Punya Posisi Strategis Di Rantai Pasok Global AI

7 Mei 2026 - 19:05 WIB

Trending di EKOBIS