Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

NASIONAL · 14 Jun 2026 10:52 WIB

Meriahkan Piala Dunia 2026, Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar hingga Daerah


 Meriahkan Piala Dunia 2026, Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar hingga Daerah Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah berupaya memastikan kemeriahan Piala Dunia FIFA 2026 dapat dinikmati masyarakat hingga ke berbagai daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah sekitar 200 titik nonton bareng (nobar) di berbagai wilayah melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas digital, relawan digital, dan berbagai mitra strategis.

Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid usai menghadiri acara Semarak Bola Gembira TVRI: Konser Menyambut Piala Dunia FIFA 2026 di Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026) lalu.

Meutya mengatakan perluasan titik nobar menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih merata bagi masyarakat untuk menikmati ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

“Dari ekosistem Kemkomdigi, kami akan menambah sekitar 200 titik nobar yang melibatkan jaringan Diskominfo daerah, komunitas, relawan digital, dan berbagai mitra ekosistem kami. Kami ingin kemeriahan Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke berbagai daerah,” ujar Menkomdigi.

Menurut Meutya, Piala Dunia bukan hanya tontonan olahraga, tetapi juga momentum yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.

“Piala Dunia bukan sekadar tontonan, ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Indonesia,” katanya.

Pemerintah juga menyambut positif penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026. Momentum tersebut dinilai menjadi catatan penting bagi televisi publik Indonesia karena untuk pertama kalinya setelah reformasi, TVRI kembali menyiarkan ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

“Ini adalah sejarah baru bagi TVRI. Setelah reformasi, untuk pertama kalinya TVRI kembali mendapatkan amanah menayangkan Piala Dunia. Kepercayaan ini tidak mungkin terjadi tanpa arahan dan perhatian khusus dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan masyarakat Indonesia dapat menikmati perhelatan olahraga terbesar dunia melalui televisi publik,” jelas Meutya.

Berdasarkan data TVRI, saat ini telah terdata hampir 12 ribu titik nonton bareng yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah menjelang dimulainya turnamen.

Selain memperluas titik nobar, pemerintah juga berupaya memastikan masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses komunikasi tetap dapat menikmati siaran pertandingan. Untuk itu, Kemkomdigi akan berkoordinasi dengan TVRI, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menyiapkan dukungan konektivitas.

“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal untuk menikmati momen bersejarah ini. Jika terdapat wilayah dengan tantangan konektivitas, pemerintah akan menyiapkan berbagai solusi agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan dengan baik,” ungkapnya.

Melalui perluasan akses siaran dan penyelenggaraan nonton bareng di berbagai daerah, pemerintah berharap Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi perayaan olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan masyarakat Indonesia.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Hingga Kloter Terakhir, Kemenhaj Pastikan Layanan Kepulangan Jemaah Haji Berjalan Aman

14 Juni 2026 - 11:03 WIB

Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat, Menkomdigi Dorong Masyarakat Lawan Kejahatan Digital

14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok & Distribusi Pertalite Nasional Aman

13 Juni 2026 - 18:08 WIB

KSP Angkat Bicara Terkait Unjuk Rasa & Pendapat Publik, Sebutkan Pemerintah Selalu Terbuka Terhadap Kritik

13 Juni 2026 - 18:04 WIB

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Trending di HEADLINE