Riceknews.Id – Puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-75 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), berlangsung meriah, Rabu (27/8/2025). Beragam pertunjukan seni budaya daerah bernuansa religi memukau para tamu yang hadir di acara ini.
Acara dibuka dengan penampilan paduan suara dari puluhan anggota KORPRI Banjar yang mengenakan beragam pakaian adat Nusantara. Mereka membawakan lagu-lagu daerah secara medley.
Setelah itu, giliran musik Panting dari grup Sanggar Junjungan Naga Pusaka asal Kecamatan Gambut yang menghibur tamu dengan lagu-lagu Banjar populer, seperti “Selamat Datang di Martapura” hingga “Ampat si Ampat Lima”.

Penampilan musik Panting selesai seiring dengan kedatangan Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama Wakilnya Said Idrus Al-Habsyie, dan Gubernur Kalsel H Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan disambut dengan tarian Sinoman Hadrah. Turut hadir pula Forkopimda Kalsel dan Banjar, para kepala daerah, pejabat SKPD, tokoh agama dan masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kemeriahan acara berlanjut dengan tarian Baksa Kambang yang dibawakan oleh 15 penari dari Sanggar Matahari. Tarian klasik ini, yang secara historis digunakan untuk menyambut tamu kehormatan, menambah semarak acara.
Usai pertunjukan tari, acara berlanjut ke sesi seremonial. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilantunkan oleh dua qari Banjar, Ustaz Syahruddin dan Ustaz Wardiansyah. Kemudian, ditampilkan video pencapaian dan penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.
Pada kesempatan ini, Ketua Dekranasda Banjar Hj. Nurgita Tiyas menerima sertifikat penghargaan kekayaan intelektual dari Kementerian Hukum, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Dekranasda dalam melindungi produk-produk asli daerah.
Acara semakin spesial dengan diluncurkannya buku cerita anak berjudul “19 Dongeng Anak Favorit dari Kecamatan Kabupaten Banjar”, karya Bunda PAUD Banjar Hj. Nurgita Tiyas bersama tim Pokja. Buku ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan kecintaan anak-anak terhadap budaya Banjar sejak dini.
Kemudian, Bupati Saidi Mansyur menyampaikan pidatonya. Ia berharap Harjad ke-75 ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum kebangkitan.
“Dengan tema ‘Banjar Rakat Hidup Barakat,’ kami mengajak semua pihak untuk berdoa agar Kabupaten Banjar menjadi rumah besar yang kokoh, rukun, maju, dan selalu dilimpahi berkah,” ujarnya.
Setelah pidato bupati, 110 seniman membawakan kolaborasi memukau antara Sinoman Hadrah dan Kuda Gipang. 70 orang penari Sinoman Hadrah dari grup Al-Fata, serta 40 orang penari Kuda Gipang yang terdiri dari tiga grup, yaitu Sanggar Sanopati, Sanggar Kesenian SMPN 6 Karang Intan, dan SMPN 1Sungai Tabuk.
Kolaborasi tarian kesenian Banjar ini menggambarkan harmoni antara nilai religius, budaya, serta semangat kebersamaan masyarakat Banjar.
Setelahnya, Gubernur Kalsel H. Muhidin turut menyampaikan pidato. Ia memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemkab Banjar atas peringatan hari jadi ke-75. Gubernur Muhidin menegaskan komitmen Pemprov Kalsel untuk mendukung pembangunan, khususnya dalam penguatan infrastruktur jalan.
Puncak acara ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng dan untaian bunga, menandai akhir dari perayaan yang penuh makna ini. (*)
Pewarta: Hendra Lianor