Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

NASIONAL · 12 Sep 2026 19:18 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ruang Ekonomi bagi UMKM & Usaha Lokal


 MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ruang Ekonomi bagi UMKM & Usaha Lokal Perbesar

Ricek.ID – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, turut membuka ruang aktivitas ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor usaha lokal.

Peluang tersebut hadir melalui pameran dan bazar yang menjadi bagian dari rangkaian MTQ Nasional XXXI. Pameran dipusatkan di Gama Plaza (eks E-Plaza), Semarang, dengan melibatkan ratusan booth yang diisi perwakilan kementerian, 38 provinsi, 35 kabupaten/kota, serta UMKM lokal se-Jawa Tengah.

Kehadiran pelaku UMKM dalam rangkaian MTQ tidak hanya menjadi sarana promosi produk. Pameran dan bazar juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk khas daerah kepada peserta dan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan tingginya mobilitas peserta dan tamu MTQ Nasional turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi daerah. Pergerakan masyarakat selama kegiatan terlihat antara lain dari tingkat keterisian hotel dan penggunaan kendaraan sewa.

“Hampir ribuan tamu hadir di Jawa Tengah. Semua hotel penuh dan kendaraan rental terisi. Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ mampu memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perputaran ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya pada Jumat (11/9/2026).

Menurut Ahmad Luthfi, aktivitas ekonomi yang muncul selama penyelenggaraan MTQ menunjukkan bahwa kegiatan berskala nasional dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tuan rumah.

Dampak tersebut tidak hanya dirasakan pelaku UMKM yang mengikuti pameran dan bazar, tetapi juga sektor jasa yang menopang mobilitas peserta dan tamu. Perhotelan, transportasi, perdagangan, kuliner, hingga usaha pendukung lainnya turut memperoleh peluang dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama MTQ.

Pelibatan UMKM juga tidak terbatas pada pelaku usaha dari Jawa Tengah. Pameran dan bazar menjadi ruang bagi pelaku usaha dari berbagai daerah untuk membawa produk unggulan dan memperkenalkannya kepada masyarakat serta para kafilah.

Dengan demikian, peserta MTQ tidak hanya mengikuti rangkaian perlombaan, tetapi juga dapat mengenal keragaman produk dan potensi ekonomi dari berbagai daerah di Indonesia.

Pameran dan bazar UMKM tersebut berlangsung pada 12–19 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu side event yang melengkapi rangkaian MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang.

Selain pameran dan bazar, rangkaian kegiatan pendukung MTQ juga dilengkapi dengan job fair. Agenda tersebut memberikan ruang kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai peluang kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri.

Penyelenggaraan berbagai kegiatan pendukung tersebut memperluas dampak MTQ Nasional dari sisi sosial dan ekonomi. Interaksi antara peserta, masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan menciptakan aktivitas yang berlangsung di luar arena utama musabaqah.

MTQ Nasional XXXI diselenggarakan melalui kolaborasi Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memastikan rangkaian musabaqah berjalan baik, tetapi juga menghadirkan ruang partisipasi masyarakat selama penyelenggaraan MTQ.

Bagi pelaku UMKM, kehadiran ribuan peserta dan tamu menjadi peluang untuk memperluas pasar. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di daerah asal memiliki kesempatan diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat dari berbagai provinsi.

Sementara bagi daerah tuan rumah, meningkatnya kunjungan peserta dan tamu memberikan peluang bagi sektor usaha lokal untuk memperoleh manfaat dari perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Dengan pendekatan tersebut, MTQ Nasional XXXI di Semarang tidak hanya menjadi momentum memperkuat syiar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus penggerak aktivitas ekonomi daerah.

Penyelenggaraan kegiatan nasional yang melibatkan berbagai daerah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan usaha lokal yang terlibat dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Satgas Damai Cartenz Identifikasi Dua Pelaku DPO Kasus Penembakan 3 ASN di Jayawijaya

13 September 2026 - 20:44 WIB

Lindungi Petani Hadapi El Nino, Kementan Alokasikan AUTP untuk 100 Ribu Hektare

13 September 2026 - 20:41 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Bawang Merah Brebes ke Thailand

13 September 2026 - 20:39 WIB

Indonesia Dukung Penguatan Ketahanan & Tata Kelola Global dalam KTT BRICS 2026

13 September 2026 - 20:37 WIB

Khataman Akbar Awali Pembukaan MTQ, Menag Berharap Dapat Tingkatkan Pemahaman Al-Qur’an

13 September 2026 - 20:35 WIB

MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, Menag Sebut Perkuat Syiar & Persaudaraan Kebangsaan

13 September 2026 - 20:32 WIB

Trending di NASIONAL