Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

DAERAH · 20 Sep 2025 18:31 WIB

November Puncak Musim Hujan, BPBD Kalsel Siapkan Mitigasi


 Foto: MC Kalsel Perbesar

Foto: MC Kalsel

Banjarbaru, Ricek.Id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mengambil langkah antisipasi menghadapi musim hujan 2025/2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, menjelaskan bahwa puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada November, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Meskipun demikian, tanda-tanda awal sudah mulai terlihat sejak September. Pernyataan ini disampaikan Gusti Yanuar setelah mengikuti konferensi pers virtual di Banjarbaru, Jumat (19/9/2025).

“Alhamdulillah tadi sudah dipaparkan oleh BMKG terkait prediksi musim hujan 2025/2026. Dari hasil paparan, diperkirakan puncak musim hujan akan terjadi pada November mendatang, meskipun tanda-tandanya sudah mulai terlihat sejak September ini,” ujar Gusti Yanuar.

Akhir Status Darurat Karhutla dan Kesiapan Sektor Pertanian

Menyikapi data dari BMKG, BPBD Kalsel akan segera menggelar rapat internal untuk mengevaluasi status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pihaknya berencana melaporkan hasil rapat tersebut kepada pimpinan, termasuk Gubernur, untuk menentukan apakah status darurat bisa diakhiri pada 30 September nanti.

Selain mitigasi bencana, BPBD juga diminta BMKG untuk mempersiapkan sektor pertanian dan infrastruktur. Gusti Yanuar menuturkan bahwa BPBD akan mendukung persiapan musim tanam, baik padi maupun palawija, serta memastikan infrastruktur siap menghadapi potensi banjir.

“Kami berharap curah hujan tahun ini tidak menimbulkan genangan besar seperti tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Prediksi Curah Hujan Lebih Rendah

Gusti Yanuar juga membandingkan prediksi curah hujan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, curah hujan pada 2022 tercatat lebih tinggi, sementara prediksi untuk 2025 relatif lebih rendah.

“Mudah-mudahan kondisi ini membuat potensi banjir bisa diminimalisir di daerah kita,” tutupnya.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Wali Kota Erna Lisa Halaby Serahkan Bantuan Pendidikan Tahap Kedua di Banjarbaru

5 November 2026 - 17:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL