Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

DAERAH · 20 Sep 2025 18:31 WIB

November Puncak Musim Hujan, BPBD Kalsel Siapkan Mitigasi


 Foto: MC Kalsel Perbesar

Foto: MC Kalsel

Banjarbaru, Ricek.Id Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mengambil langkah antisipasi menghadapi musim hujan 2025/2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, menjelaskan bahwa puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada November, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Meskipun demikian, tanda-tanda awal sudah mulai terlihat sejak September. Pernyataan ini disampaikan Gusti Yanuar setelah mengikuti konferensi pers virtual di Banjarbaru, Jumat (19/9/2025).

“Alhamdulillah tadi sudah dipaparkan oleh BMKG terkait prediksi musim hujan 2025/2026. Dari hasil paparan, diperkirakan puncak musim hujan akan terjadi pada November mendatang, meskipun tanda-tandanya sudah mulai terlihat sejak September ini,” ujar Gusti Yanuar.

Akhir Status Darurat Karhutla dan Kesiapan Sektor Pertanian

Menyikapi data dari BMKG, BPBD Kalsel akan segera menggelar rapat internal untuk mengevaluasi status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pihaknya berencana melaporkan hasil rapat tersebut kepada pimpinan, termasuk Gubernur, untuk menentukan apakah status darurat bisa diakhiri pada 30 September nanti.

Selain mitigasi bencana, BPBD juga diminta BMKG untuk mempersiapkan sektor pertanian dan infrastruktur. Gusti Yanuar menuturkan bahwa BPBD akan mendukung persiapan musim tanam, baik padi maupun palawija, serta memastikan infrastruktur siap menghadapi potensi banjir.

“Kami berharap curah hujan tahun ini tidak menimbulkan genangan besar seperti tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Prediksi Curah Hujan Lebih Rendah

Gusti Yanuar juga membandingkan prediksi curah hujan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, curah hujan pada 2022 tercatat lebih tinggi, sementara prediksi untuk 2025 relatif lebih rendah.

“Mudah-mudahan kondisi ini membuat potensi banjir bisa diminimalisir di daerah kita,” tutupnya.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Jadikan Inovasi Penggerak Transformasi Pembangunan

28 Juli 2026 - 21:34 WIB

Perkuat Hilirisasi Industri, DPMPTSP Kalsel Dorong Pengembangan & Investasi Budidaya Ikan Gabus

28 Juli 2026 - 21:31 WIB

Angkat Semangat Budaya & Kemajuan Banua, Tema & Logo HUT ke-76 Provinsi Kalsel Ditetapkan

28 Juli 2026 - 21:28 WIB

Siapkan Pemuda sebagai Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Kemampuan Public Speaking

28 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wabup Banjar Lantik 100 Dewan Hakim & Panitera MTQ XLIX

28 Juli 2026 - 21:23 WIB

Maksimalkan Persiapan Evaluasi, Sekda Banjar Dorong OPD Hadirkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Trending di ADVERTORIAL