Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

NASIONAL · 4 Jun 2024 16:27 WIB

Panen 1 Ton Nila, Dirjenpas Acungi Jempol Program Perikanan di Lapas Narkotika Karang Intan


 Panen budidaya ikan nila di Lapas Narkotika Karang Intan, Kalsel, Selasa (4/6). foto-istimewa Perbesar

Panen budidaya ikan nila di Lapas Narkotika Karang Intan, Kalsel, Selasa (4/6). foto-istimewa

Budidaya ikan nila di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan sukses dijalankan warga binaan. Hasilnya, mereka panen mencapai 1 ton nila, Selasa (4/6/2024) pagi.

Panen nila makin berkesan lantaran disaksikan oleh Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kemenkumham RI, Reynhard SP Silitonga, yang berlangsung di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

Juga hadir Kakanwil Kemenkumham Kalsel Taufiqqurakhman, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Said Mahdar, didampingi Kalapas Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo, hingga para pejabat administrator Kanwil, dan para Kepala UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Dirjenpas Kemenkumham RI, Reynhard SP Silitonga, sangat mengapresiasi Lapas Narkotika Karang Intan yang telah berhasil menyelenggarakan berbagai program kemandirian, salah satunya budidata ikan nila.

“Ini untuk membekali warga binaan dengan keahlian sebelum nantinya kembali ke masyarakat. Terus kembangkan kreativitas yang berguna agar warga binaan menjadi lebih baik,” ucap Reynhard bangga.

Selain menggelar panen ikan nila, rombongan pejabat Kemenkumham ini juga meninjau pelayanan dapur bersih Lapas Narkotika Karang Intan.

Kalapas Karang Intan Wahyu Susetyo mengungkapkan berbagai program pembinaan telah dilaksanakan sebagai upaya mendukung kemandirian dan peningkatan ekonomi warga binaan. Salah satu program unggulan adalah perikanan.

“Sehingga warga binaa lebih berdaya yang pada akhirnya mendukung peningkatan ekonomi mereka dan keluarga, khususnya ketika nantinya mereka sudah selesai menjalani pembinaan dan kembali berkumpul dengan keluarga,” ucap Wahyu.

Wahyu menambahkan, jajarannya senantiasa melaksanakan program pembinaan sebaik-baiknya, yang diharapkan dapat memberi manfaat dan dampak yang luas baik bagi warga binaan, masyarakat, maupun organisasi. Selain itu, program kemandirian juga merupakan implementasi dari fungsi pemasyarakatan. (hen/rls)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Dewan Pers Sebut Kebebasan Pers Harus Diimbangi Profesionalisme & Etika

10 Mei 2026 - 19:23 WIB

World Press Freedom Day 2026, Insan Pers Diajak Perkuat Ruang Informasi Sehat

10 Mei 2026 - 19:19 WIB

Bongkar Judi Online Jaringan Internasional, Bareskrim Polri Ringkus 321 WNA di Jakarta Barat

10 Mei 2026 - 19:10 WIB

Pemerintah Komitmen Lindungi Hak Tanah Ulayat Masyarakat Adat

10 Mei 2026 - 18:59 WIB

Pemprov Sulut Terima Tiga Kapal Ikan Hasil Tangkapan IUU Fishing

10 Mei 2026 - 18:54 WIB

Jadi Model Kemandirian Pesisir, Presiden Dorong Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

10 Mei 2026 - 18:49 WIB

Trending di EKOBIS