Ricek.ID – Pasca kebakaran yang terjadi di Pasar Harum Manis Banjarmasin, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdag Kalsel) pastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya bawang, masih dalam kondisi aman.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kebakaran yang terjadi belum lama ini menghanguskan sejumlah komoditas palawija, seperti sekitar 17 ton bawang merah yang turut terbakar, bersama dengan komoditas lainnya seperti bawang putih, keminting, dan kacang hijau.
Kepala Disdag Kalsel, Ahmad Bagiawan di Banjarmasin pada Selasa (5/5/2026) menyampaikan meskipun terdapat kerugian akibat kebakaran tersebut, pasokan bawang di pasaran masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami telah melakukan pemantauan langsung di lapangan. Memang benar ada sekitar 17 ton bawang yang terbakar, termasuk bawang putih dan komoditas palawija lainnya. Namun demikian, ketersediaan bawang masih aman dan mencukupi,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Gia ini menambahkan harga bawang di pasaran saat ini juga relatif stabil, berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.
“Kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok masih tersedia dengan harga yang relatif stabil di kisaran Rp30 ribu per kilogram,” tambahnya.
Disdag Kalsel sambung Gia akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, serta mengantisipasi potensi lonjakan harga di pasaran.
“Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” terangnya.
Sumber : MC Kalsel












