Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

Pemprov Kalsel · 23 Feb 2026 21:06 WIB

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Dukungan Program Tiga Juta Rumah


 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Dukungan Program Tiga Juta Rumah Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat komitmen dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. 

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Miftahul Chair, saat mengikuti rapat pengendalian inflasi secara daring di Command Center Lantai 3 Kantor Gubernur Banjarbaru, Senin (23/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Miftahul Chair menyampaikan bahwa program perumahan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah memasuki tahap pengusulan, di mana aplikasi resmi sudah dibuka sejak Februari 2026.

“Khususnya di Kementerian PKP, aplikasi sudah dibuka bulan Februari ini. Program-program seperti kawasan kumuh, RTLH, dan rumah susun akan kita usulkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pembangunan rumah susun juga menjadi perhatian, terutama untuk aparatur sipil negara. Saat ini fasilitas rumah susun telah tersedia di Banjarmasin, dan diharapkan pembangunan serupa dapat segera terealisasi di Banjarbaru.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kalsel, Isma Agrianti, mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan saat ini masuk dalam 10 besar nasional untuk capaian Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Meski demikian, pendataan masih menjadi tantangan utama.

“Kami terus mendorong kabupaten/kota untuk menyampaikan data yang dibutuhkan pusat, agar intervensi program bisa tepat sasaran,” katanya.

Ia juga menyoroti peluang pemanfaatan dana desa dalam mendukung perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).  Menurutnya, kolaborasi pendanaan dari berbagai sumber menjadi kunci keberhasilan program perumahan di daerah.

Pada 2026, alokasi APBD Provinsi Kalsel untuk sektor perumahan mengalami penurunan dan hanya mampu membiayai sekitar 500 unit rumah. Namun, dukungan pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diharapkan mampu menambah sekitar 2.700 unit untuk Kalimantan Selatan.

Adapun mekanisme pengusulan bantuan dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Rumah (Sibaru) yang dikelola Direktorat Jenderal di Kementerian PKP, dengan usulan berasal dari pemerintah kabupaten/kota.

“Pemprov Kalsel optimistis Program Tiga Juta Rumah dapat berjalan maksimal, sekaligus mempercepat penanganan kawasan kumuh dan rumah tidak layak huni di Banua,” tutupnya.

Sumber: MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL