Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DAERAH · 16 Jun 2026 04:22 WIB

Pemerintah Siapkan Kalsel Jadi Penyangga Ketahanan Pangan Regional Kalimantan


 Pemerintah Siapkan Kalsel Jadi Penyangga Ketahanan Pangan Regional Kalimantan Perbesar

Ricek.ID – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menghadiri kegiatan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I dan Dialog Kebangsaan Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Selatan (MUI Kalsel) di Banjarbaru pada Senin (15/6/2026).

Hanif menegaskan Kalsel menjadi salah satu daerah sasaran pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 tentang pengembangan kawasan sentra produksi pangan dan air nasional. Posisi tersebut diharapkan menjadikan Kalsel sebagai penyangga atau buffer ketahanan pangan di regional Kalimantan.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mencakup kemandirian dan kedaulatan pangan. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah membangun sistem yang memastikan Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

“Kalau dulu kita lebih menitikberatkan kepada pertumbuhan ekonomi, maka fungsi kedaulatan pangan wajib hadir. Kedaulatan pangan bukan sekadar ketersediaan, tetapi kemandirian untuk menyediakan kebutuhan pangan sendiri,” ujarnya.

Hanif mengatakan kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu, termasuk dampak konflik Rusia-Ukraina, menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Untuk Kalsel, pemerintah akan lebih fokus pada strategi intensifikasi pertanian. Menurutnya, luas lahan sawah di Kalsel terbatas, sehingga peningkatan produktivitas menjadi langkah utama.

Hanif menjelaskan jaringan irigasi primer dan sekunder di Kalsel telah mencakup sekitar 500 ribu hektare, sementara luas sawah yang ada hanya sekitar 300 ribu hektare. Karena itu, pemerintah akan memaksimalkan pembangunan saluran tersier agar jaringan irigasi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pembangunan sawah baru yang diperkirakan mampu mencapai sekitar 30 ribu hektare, serta mempercepat pembangunan dan pengelolaan bendungan, termasuk Bendungan Riam Kiwa, guna meningkatkan produktivitas panen sekaligus mengantisipasi banjir saat curah hujan tinggi.

Di sisi lain, pemerintah juga mengembangkan pemberdayaan pangan lokal melalui berbagai program, seperti integrasi perkebunan sawit dengan peternakan sapi, penguatan sektor perikanan, serta sejumlah program ketahanan pangan lainnya.

Hanif mengungkapkan hingga saat ini kawasan strategis pangan nasional (KSPN) di Kalsel masih dalam tahap pembahasan. Sejak menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, ia meminta proses tersebut dipercepat dan telah beberapa kali dibahas bersama pemerintah pusat.

“Kami berharap pada bulan Juli area of interest atau lokasi kerja KSPN di Kalimantan Selatan sudah ditetapkan pemerintah pusat. Setelah itu rencana induk diharapkan selesai tahun ini dan mulai dilakukan penguatan berbagai kegiatan pada tahun depan,” katanya.

Hanif berharap Kalsel dapat memanfaatkan peran strategis tersebut untuk memperkuat daya tahan pangan regional Kalimantan.

Dalam kesempatan itu, Hanif juga menekankan pentingnya dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menyosialisasikan pentingnya ketahanan pangan kepada masyarakat.

Menurutnya, MUI memiliki kepercayaan yang tinggi di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan mengenai pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Masalah ini bukan persoalan sederhana. Ini merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan ketahanan nasional melalui ketahanan pangan,” tegas Hanif.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Ketua DPRD Kalsel Siap Fasilitasi Aspirasi Mahasiswa & Undang Anggota DPR RI Dapil Kalsel

16 Juni 2026 - 17:36 WIB

Wamenko Pangan Ikuti Panen Cabai, Dukung Ketahanan Pangan & Kendali Inflasi

16 Juni 2026 - 17:29 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan, Wamenko Pangan Tinjau Program KSPEAN di Kabupaten HSS

16 Juni 2026 - 17:12 WIB

Wali Kota Banjarbaru Lepas Pawai Perayaan 1 Muharram di Cempaka

16 Juni 2026 - 11:55 WIB

Ketua DPRD Banjar Apresiasi Antusias Ribuan Santri dalam Pawai Muharam 1448 Hijriah

16 Juni 2026 - 11:43 WIB

Ribuan Santri se-Kabupaten Banjar Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura

16 Juni 2026 - 11:37 WIB

Trending di ADVERTORIAL