Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

NASIONAL · 31 Okt 2026 19:24 WIB

Pemerintah Targetkan Internet 100 Mbps Bisa Dinikmati Masyarakat dengan Biaya di Bawah Rp200 Ribu


 Pemerintah Targetkan Internet 100 Mbps Bisa Dinikmati Masyarakat dengan Biaya di Bawah Rp200 Ribu Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah targetkan masyarakat dapat menikmati layanan internet tetap (fixed broadband) berkecepatan 100 Mbps dengan biaya sekitar Rp140 ribu atau di bawah Rp200 ribu melalui perluasan jaringan fiber optik hingga ke rumah tangga.

Perluasan jaringan tersebut menjadi salah satu agenda Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk menghadirkan konektivitas yang lebih terjangkau sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pemanfaatan layanan digital masyarakat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, dalam wawancara dengan CNBC Indonesia di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, seperti dilansir pada Jumat (30/10/2026) mengatakan, perluasan akses internet melalui jaringan fixed broadband merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas konektivitas sekaligus menekan biaya layanan internet.

Menurut Nezar, jaringan fiber optik perlu diperluas agar internet berkecepatan tinggi tidak hanya tersedia di kawasan bisnis dan perkotaan, tetapi juga menjangkau rumah tangga sehingga dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh anggota keluarga.

“Internet bisa ditekan biayanya menjadi lebih murah dengan cara memperluas fixed broadband. Kita perlu memperluas jaringan fiber optik agar bisa masuk ke rumah tangga sehingga koneksinya bisa digunakan bersama oleh keluarga,” ujar Nezar Patria.

Ia menjelaskan, pemerintah membidik layanan internet berkecepatan 100 megabyte per second (Mbps) dengan biaya sekitar Rp140 ribu atau di bawah Rp200 ribu. Skema ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi lebih besar karena satu koneksi dapat digunakan seluruh anggota keluarga untuk berbagai kebutuhan.

“Dengan kecepatan 100 Mbps, masyarakat bisa membayar sekitar Rp140 ribu atau di bawah Rp200 ribu. Ini akan memberikan dampak ekonomi yang cukup tinggi bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain memperluas jaringan fiber optik, pemerintah juga menyiapkan penguatan konektivitas seluler melalui peningkatan adopsi teknologi 5G. Saat ini, tingkat adopsi 5G di Indonesia masih di bawah 10 persen dan ditargetkan meningkat mendekati 30 hingga 40 persen dalam tiga sampai lima tahun ke depan.

“Penguatan infrastruktur menjadi yang pertama dan paling penting. Kita akan meningkatkan adopsi teknologi 5G yang saat ini masih di bawah 10 persen, dengan target mendekati 30 hingga 40 persen dalam tiga sampai lima tahun ke depan,” ungkap Nezar.

Penguatan jaringan fiber optik dan teknologi 5G diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap internet berkualitas. Konektivitas yang lebih terjangkau juga menjadi fondasi untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital, mulai dari kegiatan belajar dan bekerja hingga pengembangan usaha serta akses layanan publik.

Melalui langkah tersebut, Kemkomdigi berupaya memperkuat infrastruktur digital nasional agar semakin inklusif dan mendukung partisipasi lebih luas masyarakat dalam ekonomi digital.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Kasus Karhutla, Bareskrim Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan & 20 Korporasi

1 November 2026 - 19:48 WIB

Kemnaker Terbitkan Permenaker BSU 2026, Ini Syarat Penerima & Besaran Bantuan Rp900 Ribu

1 November 2026 - 19:46 WIB

Kemenhub Periksa Kelaiklautan 2.140 Kapal Menjelang Nataru 2026/2027

1 November 2026 - 19:44 WIB

Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenhut Tegaskan Penegakan Hukum tak Pandang Bulu

1 November 2026 - 19:42 WIB

Konsolidasi Nasional K-Gibran di Solo, Delegasi Kalsel Hadir dengan 14 Pengurus

31 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Kemenpora & BRI Siapkan Bonus Rp158 Miliar untuk Atlet Asian Games & Asian Para Games 2026

30 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL