Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DAERAH · 16 Mar 2026 18:44 WIB

Pemkab Banjar Siapkan Penanganan Penurunan Pondasi Jembatan Aramco Pengaron


 Pemkab Banjar Siapkan Penanganan Penurunan Pondasi Jembatan Aramco Pengaron Perbesar

Banjar, Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar memastikan proses penanganan terhadap kondisi penurunan pondasi Jembatan Aramco di Kecamatan Pengaron saat ini tengah berjalan dan memasuki tahap finalisasi perencanaan teknis oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Banjar.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memastikan keselamatan serta kelancaran akses transportasi masyarakat pada jalur penghubung Kecamatan Pengaron dan Kertak Empat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan oleh tim teknis, diketahui pondasi jembatan mengalami penurunan sekitar 20 sentimeter akibat gerusan arus sungai saat banjir yang terjadi pada awal tahun 2026. Meski demikian, hasil pengecekan menunjukkan struktur utama jembatan berbahan baja masih dalam kondisi utuh.

Sejak awal teridentifikasi adanya perubahan kondisi tersebut, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar telah melakukan langkah antisipatif berupa kajian teknis lapangan, penyelidikan kondisi tanah, serta pemasangan rambu dan tanda pengaman di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.

Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar Anna Rosida Santi melalui Kepala Bidang Bina Marga Jimmy menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini masih menunggu pemaparan hasil perencanaan teknis dari konsultan perencana.

“Insya Allah besok Senin (16/3) kami meminta konsultan perencana melakukan ekspose hasil perencanaannya. Hasil tersebut nantinya menjadi dasar pelaksanaan penanganan fisik di lapangan,” ujarnya, Minggu (15/3).

Selain kondisi jembatan, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan terhadap titik longsor pada ruas jalan Pengaron–Kertak Empat yang berada tidak jauh dari lokasi jembatan. Pemantauan ini dilakukan agar penanganan yang disiapkan dapat mencakup keseluruhan kondisi infrastruktur di kawasan tersebut.

Berdasarkan estimasi awal dari hasil asesmen teknis, kebutuhan anggaran untuk perbaikan pondasi jembatan diperkirakan berada pada kisaran Rp4 hingga Rp5 miliar. Dengan mempertimbangkan tahapan perencanaan pembangunan daerah serta ketersediaan anggaran pada tahun berjalan, pekerjaan fisik jembatan direncanakan untuk diusulkan dalam program pembangunan daerah pada APBD Tahun 2027.

Di tingkat kewilayahan, Pelaksana Tugas Camat Pengaron Heryanto menyampaikan bahwa pihak kecamatan bersama pemerintah desa juga tengah mengkaji kemungkinan penggunaan jalur alternatif melalui jalan desa di wilayah Kertak Empat sebagai opsi tambahan akses transportasi masyarakat.

Namun demikian, penggunaan jalur tersebut masih memerlukan koordinasi lebih lanjut agar tetap memperhatikan daya dukung infrastruktur jalan desa.

“Sudah dipasangi rambu. Untuk angkutan berat juga sudah dialihkan lewat jalan Desa Kertak Empat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut serta mematuhi rambu peringatan yang telah dipasang. Pembatasan muatan kendaraan, khususnya bagi angkutan berat, juga diharapkan dapat membantu mengurangi potensi risiko terhadap struktur jalan maupun jembatan.

Pemkab Banjar menegaskan bahwa setiap penanganan infrastruktur dilakukan berdasarkan kajian teknis yang matang agar solusi yang diambil dapat memberikan keamanan jangka panjang bagi masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Turut Serta di PENAS KTNA XVII 2026, Kontingen Kalsel Perkuat Kompetensi & Adopsi Inovasi Ketahanan Pangan

21 Juni 2026 - 20:27 WIB

Melalui Karya & Riset Budaya, Akademisi & Seniman Kalsel Dorong Pelestarian Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:25 WIB

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Revitalisasi Seni Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Bongkar Problem Restitusi Korban & Peran Kejaksaan sebagai Kurator Negara

21 Juni 2026 - 09:57 WIB

Peringati 80 Tahun Bhayangkara, 53 Tim Sepak Bola Ambil Bagian dalam Kapolres Banjar Cup

20 Juni 2026 - 20:20 WIB

Suratmin Pimpin NPCI Kabupaten Banjar, Didukung Hibah Rp797 Juta

20 Juni 2026 - 19:59 WIB

Trending di ADVERTORIAL