Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 20 Jun 2026 19:59 WIB

Suratmin Pimpin NPCI Kabupaten Banjar, Didukung Hibah Rp797 Juta


 Suratmin Pimpin NPCI Kabupaten Banjar, Didukung Hibah Rp797 Juta Perbesar

Ricek.ID – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia Kabupaten Banjar (NPCI Kabupaten Banjar) periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Ketua National Paralympic Committee Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (NPCI Kalsel), Sumansyah, di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura pada Jumat (19/6/2026).

Dalam kepengurusan baru tersebut, Suratmin dipercaya memimpin NPCI Kabupaten Banjar selama lima tahun ke depan. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, insan olahraga, serta atlet disabilitas.

Bupati Banjar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Yudi Andrea menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru NPCI Kabupaten Banjar. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam membina dan mengembangkan potensi atlet disabilitas agar mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional hingga internasional.

“Pelantikan ini bukan hanya soal kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bahwa olahraga harus menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.

Yudi menegaskan penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang harus dikasihani, melainkan bagian penting dalam pembangunan daerah yang memiliki kemampuan, potensi, dan kesempatan yang sama untuk berprestasi.

Ia mengatakan melalui olahraga dapat terlihat bahwa semangat, kedisiplinan dan kerja keras mampu menghasilkan berbagai pencapaian yang membanggakan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Banjar terus mendukung pengembangan olahraga disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

“Dukungan tidak hanya berupa fasilitas dan pembinaan, tetapi juga upaya menciptakan lingkungan yang memberikan kesempatan kepada para atlet untuk berkembang,” katanya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Banjar mengalokasikan dana hibah sebesar Rp797.020.000 kepada NPCI Kabupaten Banjar. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya atlet, persiapan mengikuti berbagai kejuaraan, serta penguatan organisasi agar semakin profesional.

Yudi berharap kepengurusan baru mampu menjalankan organisasi secara transparan dan bertanggung jawab, serta membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, masyarakat dan berbagai pihak terkait guna mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ia juga meminta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar untuk terus memberikan pendampingan kepada NPCI. Menurutnya, pembinaan atlet tidak hanya dilakukan menjelang kejuaraan, tetapi harus berlangsung secara berkesinambungan melalui pendataan atlet, program latihan, dan evaluasi prestasi.

Kepada para atlet disabilitas, Yudi berpesan agar terus berlatih dan percaya diri karena setiap prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama daerah.

“Jadikan keterampilan, disiplin dan semangat juang sebagai modal untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Harapannya ke depan bisa bersaing di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional,” tuturnya.

Sementara itu Ketua NPCI Kabupaten Banjar yang baru dilantik, Suratmin, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya. Kepengurusan periode 2026–2031, kata dia, akan fokus pada peningkatan pembinaan atlet, penguatan organisasi, serta memperluas jangkauan program bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Banjar.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah daerah melalui dana hibah yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan semakin ditingkatkan demi kemajuan olahraga disabilitas di daerah ini,” ujarnya.

Suratmin berharap NPCI Kabupaten Banjar dapat menjadi organisasi yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan dalam membina atlet disabilitas, sehingga mampu melanjutkan serta meningkatkan prestasi yang telah diraih di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Melalui Karya & Riset Budaya, Akademisi & Seniman Kalsel Dorong Pelestarian Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:25 WIB

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Revitalisasi Seni Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Bongkar Problem Restitusi Korban & Peran Kejaksaan sebagai Kurator Negara

21 Juni 2026 - 09:57 WIB

Peringati 80 Tahun Bhayangkara, 53 Tim Sepak Bola Ambil Bagian dalam Kapolres Banjar Cup

20 Juni 2026 - 20:20 WIB

Penguatan Pembinaan Atlet Jangka Panjang, Presiden Prabowo Setuju Skema Pelatnas Multiyears

20 Juni 2026 - 20:16 WIB

Bersama Erick Thohir & John Herdman, Prabowo Bahas Roadmap Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

20 Juni 2026 - 20:02 WIB

Trending di NASIONAL