Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

Pemprov Kalsel · 20 Mei 2025 13:19 WIB ·

Pemprov Kalsel Peringati Harkitnas ke-117, Soroti Tantangan Disrupsi Digital


 Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tahun 2025 di lingkup Pemprov Kalsel, Selasa (20/5/2025). foto-wartawasaka Perbesar

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tahun 2025 di lingkup Pemprov Kalsel, Selasa (20/5/2025). foto-wartawasaka

Riceknews.Id – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tahun 2025 di Kalimantan Selatan dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan, mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin. Upacara berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Selasa (20/5) pagi, dan diikuti oleh jajaran pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang dibacakan Ahmad Bagiawan, disampaikan bahwa 20 Mei 1908 adalah tanggal penting kelahiran organisasi Boedi Oetomo yang menumbuhkan harapan kemerdekaan bangsa.

Gubernur Muhidin menegaskan, peringatan Harkitnas bukan sekadar seremonial. “Kita sedang membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa. Tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah,” ujarnya.

Ia menambahkan, 117 tahun lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, kesadaran baru menyulut api perubahan. Melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan pada kekuatan asing. Kemajuan, menurutnya, hanya mungkin dicapai bila bangsa bangkit di atas kekuatan sendiri.

Tantangan Zaman dan Pembangunan Merata

H. Muhidin juga mengingatkan bahwa kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup, menuntut keberanian menjawab tantangan zaman yang lebih kompleks, seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital.

“Kini, batas-batas geografis semakin kabur, dan peradaban bergerak dalam kecepatan yang tak lagi ditentukan oleh jarak, melainkan oleh kemampuan untuk beradaptasi dan memimpin perubahan,” jelasnya.

Di tengah arus besar ini, Indonesia tidak boleh terombang-ambing atau sekadar menjadi penonton. Semangat kebangkitan nasional harus tercermin dalam setiap langkah pembangunan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata.

Fondasi Kebangkitan: Kesejahteraan Rakyat

Gubernur juga menyoroti ikhtiar besar dalam 150 hari pertama Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih. Langkah-langkah pembangunan dimulai dari hal-hal mendasar dan kebutuhan terdekat rakyat.

“Karena kami percaya, kebangkitan yang besar itu justru dibangun dari fondasi-fondasi yang sederhana. Dari kehidupan yang tenang, perut yang kenyang, dan hati yang lapang,” pungkasnya.

Salah satu program yang ditekankan adalah Makan Bergizi Gratis, di mana lebih dari 3,5 juta anak Indonesia kini menikmati akses pada makanan bernutrisi. Langkah ini, meskipun terlihat sederhana, dianggap sebagai landasan penting bagi masa depan bangsa.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel dan Kalteng Perkuat Sinergi Pangan hingga Investasi

18 April 2026 - 14:54 WIB

121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah

16 April 2026 - 16:13 WIB

129 ASN Kalsel Dilantik, Diingatkan Jauhi Judi Online dan Jaga Integritas

15 April 2026 - 07:32 WIB

120 Pemuda Kalsel Ikuti Pelatihan Bisnis Kreatif Berbasis Digital

13 April 2026 - 18:33 WIB

Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Angkat Budaya dan Wisata Banua

11 April 2026 - 21:18 WIB

Praktik Open Dumping Jadi Penyebab Turunnya Penilaian Pengelolaan Sampah

9 April 2026 - 18:57 WIB

Trending di Banjarbaru