Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

HEADLINE · 17 Sep 2024 21:03 WIB

Pendistribusian Logistik Pilkada 2024 di Kalsel Terkesan Mendadak tanpa Koordinasi


 Bawaslu Provinsi Kalsel mencatat sejumlah masalah dalam proses distribusi logistik Pilkada Serentak 2024, khususnya terkait kotak suara. foto-Hans Perbesar

Bawaslu Provinsi Kalsel mencatat sejumlah masalah dalam proses distribusi logistik Pilkada Serentak 2024, khususnya terkait kotak suara. foto-Hans

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat sejumlah masalah dalam proses distribusi logistik Pilkada Serentak 2024, khususnya terkait kotak suara.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah tidak adanya koordinasi antara perusahaan penyedia logistik dengan pihak terkait.

Pengiriman logistik Pilkada di Kalsel dimulai dari titik kumpul di halaman pergudangan di Jalan Lingkar Selatan, Kota Banjarmasin.

Sebanyak empat truk kontainer membawa logistik tersebut ke berbagai kabupaten/kota. Proses pengiriman ini diawasi secara ketat oleh Bawaslu Kalsel.

Sebelum kotak suara disalurkan ke gudang di tiap kabupaten/kota, Bawaslu melakukan pemeriksaan sampel kotak suara dari setiap truk yang membawa logistik.

Bawaslu Kalsel melakukan pengawasan pendistribusian logistik Pilkada 2024, Selasa (17/9/2024). foto-Hans

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya perbedaan spesifikasi pada kotak suara, terutama terkait ukuran tinggi kotak yang melebihi standar yang telah ditetapkan, yakni lebih dari 60 sentimeter.

Meski Bawaslu memastikan ukurannya lebih tinggi dari semestinya, namun hal itu tidak memengaruhi proses perakitan kotak suara.

“Kami menemukan perbedaan ukuran tinggi kotak suara, tapi ini tidak akan berdampak signifikan pada proses perakitan nantinya,” jelas Ketua Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono.

Selain itu, Aries juga menyoroti bahwa pengiriman kotak suara ini terkesan mendadak dan tanpa koordinasi yang jelas dari perusahaan penyedia logistik

“Seharusnya, sebelum kotak suara dikirim ke Kalsel, sampel kotak suara harus dicek terlebih dahulu di perusahaan sebelum proses pencetakan dimulai. Ini untuk memastikan bahwa semuanya sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan,” tambah Aries.

Arif Mukhyar, Komisioner KPU Kalsel menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau proses distribusi logistik ini.

“Logistik kotak suara yang akan didistribusikan berjumlah lebih dari 13 ribu lembar, yang akan disebar ke 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Setibanya di gudang logistik masing-masing daerah, kotak suara akan dihitung kembali secara manual untuk memastikan sesuai dengan kebutuhan,” jelas Arif.

Pewarta: Hans
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gegerkan Warga Sekumpul, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Kontrakan

5 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu Senilai Rp311 Miliar Jaringan Freddy Pratama

4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia

2 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

2 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

2 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Kemarau Ancam 330 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar, Petani Usul Sumur Bor Cegah Gagal Panen

1 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Trending di DAERAH