Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

Kabupaten Kapuas · 7 Mei 2024 20:54 WIB

Penurunan Angka Stunting di Kapuas 2023 Capai 16,20 Persen


 Penurunan Angka Stunting di Kapuas 2023 Capai 16,20 Persen Perbesar

Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Erlin Hardi mengatakan penilaian kinerja pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan angka stunting Tahun 2023 yang sudah dicapai 16,20 persen merupakan barometer dalam pencapaian kinerja tim percepatan penurunan angka stunting Kabupaten Kapuas.

“Kami tadi sudah memaparkan apa yang sudah dilakukan di Tahun 2023-2024 dan alhamdulillah untuk prevalensi stunting ada penurunan dari 20,1 persen menjadi 16,2 persen. Tentu ini merupakan pencapaian kinerja yang baik sekali,” kata Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi, Selasa (7/5/2024).

Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di kabupaten Kapuas, usai mengikuti rapat penilaian kinerja pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan angka stunting Se-Kalteng Tahun 2024, melalui zoom meeting yang berlangsung di Aula Bappelitbangda kabupaten Kapuas.

Disampaikannya, apa yang sudah dicapai sehingga anak-anak, ibu-ibu hamil yang berkaitan dengan stunting mengalami perbaikan gizi. Sedangkan untuk pencapaian di Tahun 2024 bisa mencapai target nasional 14 persen.

“Syukur kalo kita bisa mencapai di bawah 14 persen dari target nasional, tentu tidak lepas dari kerjasama semua pihak. Baik masyarakat, pemerintah, swasta, akademisi dan rekan media baik cetak, televisi dan online,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas, dr Try Setyautami menambahkan, telah dilakukan penilaian kinerja 8 aksi konvergensi stunting tingkat Provinsi Kalteng. Dimana penilaian sejauh mana keseriusan 14 kabupaten kota dalam penanganan masalah stunting.

“Kami dari tim baik DP3APPKB sebagai sekertariat, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR-PKPP, DPMD, Sosial, Pendidikan dan Dinas lainnya dan sektor swasta melalui CSAR sudah berkomitmen untuk target 14,29 persen dari target nasional 14 persen bisa tercapai,” harapnya.

Diharapkan bahwa ada tahapan yang harus dikerjakan oleh tim. Diantaranya baik itu pengumpulan data, melakukan analisis data dan rembuk stunting, regulasi dan anggaran serta rencana aksi. Diharapkan, seluruh pihak yang terkait bisa memaksimalkan perannya masing-masing.

“Saya berharap tim bisa melakukan perannya masing-masing untuk konvergensi untuk percepatan penurunan angka stunting. Baik merubah prilaku masyarakat, masalah ketahanan pangan, masalah data dan evaluasi bisa terarah menjadi konvergensi,” pungkas dr Try Setyautami.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Hj Siti Saniah Wiyatno Ditetapkan sebagai Ibunda Guru Kapuas

24 April 2025 - 19:54 WIB

Bupati Kapuas Buka Konferensi PGRI, Harapkan Kepengurusan Solid dan Program Relevan

24 April 2025 - 19:50 WIB

Bupati Wiyatno: Dharma Santi Nyepi Eratkan Persaudaraan dalam Keberagaman

24 April 2025 - 15:52 WIB

Gong Ditabuh, Bupati Kapuas Buka Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung

23 April 2025 - 15:38 WIB

Laluhan dan Ritual Ngarunya Memukau di Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kapuas

22 April 2025 - 20:14 WIB

Bupati Kapuas Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sari Mulia, Instruksikan Bantuan Segera

21 April 2025 - 15:46 WIB

Trending di Kabupaten Kapuas