Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

EKOBIS · 13 Mei 2026 21:03 WIB

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Perkuat Kepastian Investasi


 Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Perkuat Kepastian Investasi Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah terus berupaya memperkuat sejumlah langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai dinamika ekonomi global yang sedang terjadi.

Upaya tersebut di antaranya dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas Kementerian/Lembaga, percepatan implementasi program prioritas, serta penciptaan iklim investasi yang lebih kondusif dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutan pembukanya pada International Seminar on Debottlenecking Channel di Jakarta pada Selasa (12/5/2026).

“Ekonomi global pada tahun 2026 masih menghadapi berbagai tantangan yang signifikan. Meski demikian, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dan berada pada posisi yang baik untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, didukung oleh fundamental domestik yang solid,” ujarnya.

Seminar tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan dalam menciptakan mekanisme penyelesaian hambatan investasi yang lebih efektif, cepat, dan terkoordinasi.

“Probabilitas Indonesia mengalami resesi juga tetap sangat rendah, yakni di bawah 5%, lebih rendah dibandingkan Amerika Serikat, Jepang, dan Kanada. Hal ini mencerminkan ketahanan ekonomi Indonesia serta kapasitas pertumbuhan yang tetap kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menjelaskan ketahanan ekonomi Indonesia dapat terlihat pada triwulan I tahun 2026, di mana ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61%, dengan tingkat inflasi yang terjaga pada level 2,42% serta tingkat keyakinan konsumen yang tetap kuat.

Selain itu, neraca perdagangan Indonesia juga terus mencatat surplus selama 71 bulan berturut-turut, didukung oleh stabilitas sektor keuangan dan cadangan devisa yang solid.

Lebih lanjut, dalam upaya memperkuat akselerasi pertumbuhan ekonomi, Presiden RI Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi (Satgas P3-MPPE).

Satgas tersebut dibentuk untuk memperkuat sinergi lintas Kementerian/Lembaga, menyederhanakan proses, serta mempercepat penyelesaian berbagai hambatan implementasi program strategis nasional.

Menko Airlangga menyebutkan debottlenecking channel memiliki tiga fungsi utama, yakni menangkap dan mengelola hambatan secara real time, menyediakan kanal yang kredibel bagi investor untuk menyampaikan berbagai kendala secara langsung, serta menerjemahkan berbagai masukan tersebut menjadi rekomendasi kebijakan yang dapat segera ditindaklanjuti.

Melalui penguatan mekanisme debottlenecking tersebut, Pemerintah tidak hanya berupaya untuk menyederhanakan proses dan memperbaiki iklim usaha, tetapi juga membangun kepercayaan investor bahwa Indonesia merupakan destinasi investasi yang aman, predictable, dan minim hambatan.

Pemerintah optimistis bahwa di tengah ketidakpastian global, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan dunia. Namun demikian, hal tersebut memerlukan langkah yang cepat, koordinasi yang solid, dan implementasi kebijakan yang konsisten agar berbagai potensi ekonomi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan bersama.

“Mari kita ubah hambatan-hambatan ini menjadi saluran yang terbuka lebar untuk kemakmuran bersama. Saya berharap seminar ini dapat menghasilkan diskusi yang produktif dan memberikan berbagai masukan yang konstruktif,” tutup Menko Airlangga.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tarik Talenta Istimewa Indonesia, Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

15 Agustus 2026 - 03:49 WIB

Indonesia Umumkan Pusat Finansial Internasional & Dorong Pembiayaan Proyek Strategis Jangka Panjang

15 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global, Presiden Prabowo Siapkan Bursa Mineral Strategis

15 Agustus 2026 - 03:44 WIB

Perketat Disiplin Fiskal, Efisiensi Pengadaan Ditargetkan Hemat Rp360 Triliun

15 Agustus 2026 - 03:42 WIB

Presiden Dorong Ekonomi Hijau Untuk Ciptakan Nilai Nyata bagi Rakyat

15 Agustus 2026 - 03:40 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Pembangunan Manusia Jadi Penentu Masa Depan Indonesia

15 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Trending di NASIONAL