Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Kab. Banjar · 14 Des 2022 15:45 WIB

Perhatian Stunting di Kabupaten Banjar Lokus di 46 Desa


 Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Memaparkan “Intervensi Gizi Sensitif Penguatan Pembangunan Gizi Lintas Sektor bekerja sama dengan PKK” Perbesar

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Memaparkan “Intervensi Gizi Sensitif Penguatan Pembangunan Gizi Lintas Sektor bekerja sama dengan PKK”

Seminar Stunting Tingkat Kabupaten Banjar tahun 2022 digelar Selasa (13/12/2022) dan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Nurgita Tiyas, Kepala Dinsos P3AP2KB Hj. Siti Hamidah, Kepala Dinkes Yasna Khairina, Sekretaris DPMD Noon Zairina, Camat, Lurah, Pambakal dan Kepala UPT Puskesmas di wilayah Kabupaten Banjar.

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar yang juga sebagai pembicara dalam seminar ini, memaparkan tentang “Intervensi Gizi Sensitif Penguatan Pembangunan Gizi Lintas Sektor bekerja sama dengan PKK”.

Dikatakannya, stunting adalah suatu keadaan terhambatnya tumbuh kembang anak. Menurutnya, dalam sikologi perkembangan manusia mengalami siklus kehidupan dari dalam rahim ibu hingga terlahir di dunia dengan tahapan-tahapan usia baik anak, remaja, dewasa awal, akhir dan lansia.

Ini harus kita buktikan bukan hanya sebagai argumentasi tetapi juga harus berdasarkan data dan fakta dilapangan.

Nurgita Tiyas

Ia berharap, stake holder terkait melalui seminar ini dapat meningkatkan pelayanan baik ditingkat kesehatan, pendidikan maupun perekonomian.

Seminar Stunting Tingkat Kabupaten Banjar tahun 2022
Seminar Stunting Tingkat Kabupaten Banjar tahun 2022

Sementara Kepala Dinkes Yasna Khairina mengatakan, ada 46 desa di Kabupaten Banjar yang menjadi Lokasi khusus (Lokus) perhatian stunting, salah satunya Desa Pambantanan Kecamatan Sungai Tabuk.

Dalam ranah intervensi gizi spesifik pihaknya memberikan tablet tambah darah kepada ibu hamil dan remaja putri. Selain itu juga memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil yang kurang energi kronis dan bayi atau balita dengan berat badan dan gizi kurang.

” Kedepan kami juga akan berkolaborasi dengan Pokja RSUD Ratu Zaleha Martapura untuk menambah pakar-pakar yang bisa terlibat di penurunan angka stunting,” pungkasnya.

Narasumber lainnya dari Tim Ahli Gizi RSUD Ratu Zaleha Martapura Taufik Rahmadi memaparkan terkait “Penyamaan Persepsi dan Tata Laksana”.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sambangi Dua Kecamatan, Saidi Mansyur Tinjau Progres Perbaikan Jalan

3 September 2026 - 22:10 WIB

40 Warga Kabupaten Banjar Terima Sertifikat Tanah MBR

2 September 2026 - 23:02 WIB

Tinjau Karhutla di Sungai Sipai, Bupati Banjar Pastikan Penanganan Optimal

2 September 2026 - 23:00 WIB

Tindaklanjuti Anak Pengamen di Lampu Merah Sekumpul, Pemkab Banjar Lakukan Asesmen

2 September 2026 - 22:57 WIB

Gelar Festival B2SA, Pemkab Banjar Kampanyekan Pangan Sehat & Gemar Makan Ikan

1 September 2026 - 21:25 WIB

Pemkab & DPRD Banjar Setujui Raperda Perubahan APBD 2026

1 September 2026 - 21:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL