Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

EKOBIS · 13 Mei 2026 20:36 WIB

Perkuat Iklim Investasi, Satgas Debottlenecking Telah Selesaikan 45 Hambatan Usaha


 Perkuat Iklim Investasi, Satgas Debottlenecking Telah Selesaikan 45 Hambatan Usaha Perbesar

Ricek.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat iklim investasi dan meningkatkan keterlibatan sektor swasta guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen pada 2029.

Hal ini ia sampaikan dalam International Seminar on Debottlenecking Channel di Gedung Dhanapala, Jakarta pada Selasa (12/5/2026).

Menurut Menkeu, kontribusi belanja pemerintah terhadap perekonomian nasional hanya sekitar 10 persen, sementara 90 persen lainnya ditopang sektor swasta. Karena itu, pemerintah menilai peningkatan investasi dan partisipasi dunia usaha menjadi faktor kunci dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

“Tanpa partisipasi signifikan dari sektor swasta, hampir mustahil menciptakan pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen, sementara target kita adalah 8 persen pada tahun 2029,” ujar Purbaya.

Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat iklim usaha melalui kebijakan investasi yang kredibel, kepastian hukum, serta penegakan regulasi yang konsisten. Namun, pemerintah juga menyadari implementasi di lapangan perlu diperkuat melalui mekanisme yang lebih praktis dan transparan.

Sebagai langkah konkret, pemerintah membentuk kanal Debottlenecking untuk menampung sekaligus menyelesaikan berbagai hambatan investasi dan kegiatan usaha. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena pemerintah langsung mendengarkan persoalan yang dihadapi pelaku usaha sebelum melakukan penyempurnaan regulasi.

“Kalau saya mulai dari dokumen dan perbaikan regulasi, saya mungkin akan melewatkan kondisi nyata yang dihadapi sektor swasta. Karena itu, kami mendengarkan langsung masalah yang mereka hadapi, lalu menyelesaikannya,” katanya.

Purbaya menambahkan Presiden telah menjadikan peningkatan investasi dan perbaikan iklim usaha sebagai prioritas utama nasional. Hal tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Debottlenecking yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Satgas tersebut secara rutin menggelar sidang mingguan untuk membahas laporan hambatan investasi dari pelaku usaha. Dalam setiap sidang, pemerintah mengklaim mampu menyelesaikan satu hingga empat kasus yang menghambat proses bisnis dan investasi.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 142 pengaduan telah masuk melalui kanal tersebut. Dari jumlah itu, 83 kasus telah dibahas secara terbuka dan transparan kepada publik, sementara 45 kasus dinyatakan selesai.

Pemerintah menilai mekanisme sidang terbuka tersebut mampu meningkatkan transparansi sekaligus memastikan seluruh pihak menjalankan keputusan yang telah ditetapkan. Menurut Purbaya, tingginya perhatian media terhadap proses sidang juga menjadi bentuk pengawasan publik terhadap upaya pemerintah memperbaiki iklim investasi.

“Saya percaya satu tahun dari sekarang, iklim usaha di Indonesia akan jauh lebih baik dibandingkan saat ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga mengundang para investor global untuk menanamkan modal di Indonesia. Pemerintah memastikan akan terus memfasilitasi penyelesaian berbagai kendala investasi secara cepat dan efisien demi menjaga kepercayaan dunia usaha terhadap perekonomian nasional.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Antisipasi Gejolak Ekonomi Global & Cegah PHK, DPR Bersama Pemerintah Perkuat Koordinasi

30 Juni 2026 - 06:21 WIB

Penguatan Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi

30 Juni 2026 - 06:17 WIB

Modus Baru Judi Online, Kemkomdigi Sebut Jaringan Internasional Mulai Serbu Kolom Komentar Media Sosial

30 Juni 2026 - 06:13 WIB

Buka Pekan Olahraga Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat”

29 Juni 2026 - 18:30 WIB

Luncurkan Aplikasi SUMBA, Kemenhub Percepat Implementasi Zero ODOL 2027

29 Juni 2026 - 18:25 WIB

Menkeu Tempatkan Dana SAL di Perbankan Nasional, Bank Mandiri Sebut Akan Berikan Kontribusi Positif

29 Juni 2026 - 18:20 WIB

Trending di EKOBIS