Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

NASIONAL · 5 Mei 2026 22:19 WIB

Perkuat Inovasi Penerbangan Nasional, Kemenhub Sertifikasi Drone Kargo HY100


 Perkuat Inovasi Penerbangan Nasional, Kemenhub Sertifikasi Drone Kargo HY100 Perbesar

Ricek.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara resmi menyerahkan Sertifikat Tipe Validasi (Validation Type Certificate/VTC) untuk pesawat udara tanpa awak model HY100.

Sertifikasi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi penerbangan modern di Indonesia.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Sokhib Al Rokhman pada Senin (4/5/2026) menegaskan penerbitan sertifikat tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengawal inovasi sekaligus menjaga standar keselamatan penerbangan nasional.

“Seluruh proses sertifikasi dilakukan secara komprehensif, mulai dari evaluasi desain hingga uji terbang, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan,” ujarnya.

Sertifikat diserahkan oleh perwakilan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara kepada perusahaan manufaktur Ursa Aeronautical Technology Co Ltd sebagai pengembang drone kargo HY100.

Sebelumnya, tim ahli kelaikudaraan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah melakukan proses validation type certification langsung di fasilitas produksi di Shihezi, Tiongkok.

Pengujian meliputi verifikasi desain, spesifikasi teknis, hingga performa operasional untuk memastikan kesesuaian dengan standar keselamatan nasional.

Penerbitan sertifikat ini menjadi yang pertama di Indonesia untuk kategori drone kargo skala besar (large cargo drone), menandai kesiapan regulator dalam merespons perkembangan teknologi penerbangan tanpa awak.

Dengan kapasitas angkut mencapai 1,9 ton, drone HY100 dinilai memiliki potensi besar dalam mentransformasi sektor logistik nasional karena mampu mempercepat distribusi barang, terutama ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau moda transportasi konvensional.

Selain itu, penggunaan drone kargo diharapkan dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok serta mendukung pemerataan pembangunan ekonomi, sejalan dengan upaya penguatan konektivitas nasional.

Sebagai tahap awal operasional, pemerintah akan menerapkan penggunaan drone di ruang udara terbatas atau segregated airspace guna memastikan keamanan penerbangan.

Langkah ini juga diiringi dengan penyusunan regulasi lanjutan yang mengakomodasi karakteristik teknologi baru tersebut.

Kemenhub menegaskan akan terus mengawal implementasi teknologi Unmanned Aircraft System serta pengembangan advanced air mobility agar tetap memenuhi standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.

Langkah ini sejalan dengan agenda transformasi digital dan penguatan inovasi nasional, sekaligus mendukung peningkatan efisiensi sektor logistik dan konektivitas wilayah Indonesia secara berkelanjutan.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Bank Indonesia Kembali Naikkan BI Rate Menjadi 5,75 Persen

18 Juni 2026 - 21:05 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026 oleh Kemenhaj

18 Juni 2026 - 16:54 WIB

90 Persen Perusahaan Sawit Telah Naikkan Harga TBS di Tingkat Petani

18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Menkeu Amankan Komitmen Pendanaan Pembangunan Indonesia dari AIIB Sebesar USD17 Miliar

18 Juni 2026 - 16:43 WIB

Menkomdigi Nyatakan Indonesia Siap Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Digital di ASEAN

17 Juni 2026 - 19:37 WIB

Fase Pemulangan Gelombang II Dimulai, Kemenhaj Sudah Pulangkan 48 Persen Jemaah Haji Indonesia

17 Juni 2026 - 19:34 WIB

Trending di NASIONAL