Menu

Mode Gelap
Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

INTERNASIONAL · 5 Jul 2026 17:01 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia & Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030


 Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia & Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030 Perbesar

Ricek.ID – Melalui peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko sepakat memperkuat kemitraan strategis kedua negara.

Peta jalan yang akan menjadi kerangka kerja sama bilateral Indonesia dan Belarus untuk periode 2026–2030 tersebut disepakati dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (2/7/2026).

Dalam pertemuan bilateral, kedua kepala negara membahas dan menyepakati sejumlah langkah strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Belarus, antara lain:

1. Peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 sebagai kerangka kerja sama bilateral lima tahun ke depan.

2. ⁠Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Industri antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Industri Republik Belarus.

3. Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama di bidang kebudayaan, kerja sama antara otoritas jasa keuangan, serta kerja sama di bidang kesehatan.

4. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Ilmiah dan Teknis antara BRIN dan National Academy of Sciences of Belarus guna memperkuat kolaborasi riset dan inovasi.

5. Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PPATK dan Department of Financial Monitoring of the State Control Committee of the Republic of Belarus mengenai kerja sama dan pertukaran intelijen dalam pencegahan tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, serta proliferasi senjata pemusnah massal.

6. ⁠Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama di Bidang Akreditasi Nasional yang ditandatangani oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) Republik Indonesia.

7. Penguatan kemitraan ekonomi melalui implementasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (IEAEU FTA).

Presiden Prabowo menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral diwujudkan melalui berbagai dokumen kerja sama yang disepakati dalam pertemuan tersebut.

“Komitmen Indonesia dan Belarus untuk memperkuat hubungan bilateral juga dibuktikan hari ini dengan disepakati sejumlah dokumen kerja sama oleh delegasi kedua negara. Di bidang kesehatan, budaya, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, serta jasa keuangan, juga di bidang kerja sama pertahanan hubungan kami sangat baik,” ucap Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama Presiden Lukashenko.

Belarus merupakan salah satu mitra dagang strategis Indonesia di kawasan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Melalui implementasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (IEAEU FTA), sekitar 90 persen produk Indonesia nantinya akan memperoleh akses pasar dan fasilitas bebas bea masuk ke Belarus setelah proses ratifikasi diselesaikan.

Presiden Prabowo berharap seluruh hasil kesepakatan yang dicapai dapat segera diimplementasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

“Saya berharap kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata dalam waktu dekat bagi kedua negara,” pungkasnya.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

24 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Terus Penuhi Kebutuhan Penanganan, Presiden Prabowo Optimis Karhutla Segera Terkendali

23 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Bahas AI & Transfer Teknologi, Indonesia-RRT Siapkan Kelompok Kerja

23 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Tiba di Kalbar, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Karhutla & Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya

22 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Indonesia & RRT Sepakat Jaga Stabilitas Laut China Selatan

22 Agustus 2026 - 17:57 WIB

KPK Tetapkan Rektor Unsoed & Lima Orang Tersangka Korupsi PMB

22 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Trending di HUKUM