Banjarbaru, Ricek.iD – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama seluruh jajaran Polres menggelar aksi bakti sosial massal.
Kegiatan yang mengusung tema nasional “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” ini menjadi bukti nyata komitmen dan kepedulian kepolisian terhadap warga Bumi Lambung Mangkurat.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa usia 80 tahun bukan sekadar angka bagi institusi Polri. Lebih dari itu, usia ini mencerminkan rekam jejak panjang pengabdian yang dibangun di atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras demi menjaga kamtibmas, menegakkan hukum, serta melayani masyarakat.
Menurut Rosyanto, transformasi Polri menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif harus selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.
”Polri tidak hanya hadir ketika terjadi permasalahan keamanan. Kami hadir memberikan solusi, membangun kepedulian sosial, menumbuhkan harapan, dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Kapolda Kalsel dalam arahannya.
Sebagai wujud konkret dari komitmen tersebut, Polda Kalsel menyalurkan 2.400 paket sembako. Bantuan ini didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, hingga ke pelosok wilayah hukum Polres jajaran se-Kalsel.
Rosyanto menambahkan, bantuan ini tidak dinilai dari nominal materinya, melainkan dari ketulusan untuk berbagi sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara Polri dan masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga, sekaligus mengirimkan pesan bahwa Polri akan senantiasa hadir menemani masyarakat dalam segala situasi,” tegasnya.
Suksesnya agenda kemanusiaan ini tidak lepas dari kolaborasi yang solid dengan berbagai pihak. Kapolda Kalsel pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah, mitra kerja, komunitas sosial, relawan, serta personel yang terlibat.
Secara khusus, apresiasi juga diberikan kepada Bapak Edi Sanusi melalui Yayasan Buddha Tzu Chi atas kontribusi aktif mereka dalam aksi sosial ini. Selain sembako, kolaborasi ini juga mewujudkan penyaluran alat bantu berupa kaki palsu bagi warga penyandang disabilitas fisik.
“Beberapa waktu lalu telah diserahkan secara simbolis 2 unit alat bantu kaki palsu, dan saat ini proses pendistribusiannya masih terus berjalan untuk menjangkau warga yang membutuhkan,” imbuh Irjen Pol Rosyanto.
Menutup jalannya kegiatan, jenderal bintang dua ini berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjadi energi inspiratif bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
”Mari kita terus memperkuat kepercayaan publik serta mewujudkan Polri yang semakin Presisi, humanis, profesional, dan selalu ada untuk masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta: Rachman













