Menu

Mode Gelap
DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel

HEADLINE · 12 Jan 2026 20:15 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat: Ini Langkah Terobosan Berani


 Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat: Ini Langkah Terobosan Berani Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat secara serentak di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Program ini merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan inklusif dan memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan semarak. Presiden tampak bangga menyaksikan aksi baris-berbaris siswa serta tayangan video “Manifesto Sekolah Rakyat”. Suasana haru menyeruak saat para siswa menampilkan teatrikal mengenai harapan masa depan dan menyerahkan novel karya mereka kepada Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga dibuat kagum oleh kemampuan orasi empat siswa yang menyampaikan pidato dalam empat bahasa asing: Inggris, Mandarin, Jepang, dan Arab.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kementerian, lembaga, dan elemen bangsa yang telah mewujudkan program ini. Ia menyebut Sekolah Rakyat sebagai sebuah terobosan besar yang berani.

“Saya cukup bahagia dan besar hati, bahkan terharu melihat dampak dari upaya kita. Ini adalah langkah terobosan dan langkah berani untuk masa depan anak-anak Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam laporannya menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah gagasan langsung Presiden Prabowo yang mulai beroperasi sejak Juli tahun lalu. Program ini dirancang khusus sebagai instrumen pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

“Saat ini total ada 166 titik yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Program ini menampung 15.954 siswa, didukung oleh 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan,” papar Mensos yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan standar pendidikan berkualitas bagi masyarakat di daerah yang sulit dijangkau, guna menciptakan keadilan sosial dalam bidang pendidikan di seluruh penjuru tanah air.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kemarau Ancam 330 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar, Petani Usul Sumur Bor Cegah Gagal Panen

1 Agustus 2026 - 11:54 WIB

DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

1 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Pemisahan Anggaran MBG, Menkeu Nyatakan Pemerintah Siap Laksanakan Putusan MK

31 Juli 2026 - 19:39 WIB

Perkuat Ketahanan Bangsa Hadapi Ketidakpastian Global, Presiden Prabowo Dorong Swasembada Pangan

31 Juli 2026 - 19:35 WIB

Prabowo Tekankan Kekayaan Alam Indonesia Sebagai Kekuatan Sekaligus Tantangan Geopolitik

31 Juli 2026 - 19:32 WIB

OTT Bupati Pemalang, KPK Tahan Empat Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemerasan

31 Juli 2026 - 19:30 WIB

Trending di HUKUM