Menu

Mode Gelap
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir Motor Misterius di Pinggir Irigasi, Warga Mentaos Curigai Pria Tenggelam Tiga Medali dari Osaka, Dedikasi Brigadir Ihya Harumkan Banjarbaru Kelangkaan Solar Ancam Produksi Pertanian di Desa Penggalaman

ADVERTORIAL · 2 Mei 2026 20:16 WIB

Program Sampah Jadi Berkah, Warga Guntung Paikat Banjarbaru Dapat Sembako


 Program Sampah Jadi Berkah, Warga Guntung Paikat Banjarbaru Dapat Sembako Perbesar

Ricek.ID – Kelurahan Guntung Paikat hadirkan inovasi sosial berbasis lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, yaitu program GAPAI BERKAH (Guntung Paikat Bersedekah Sampah).

Melalui program tersebut, tumpukan sampah yang sebelumnya menjadi beban kini diolah menjadi bantuan sembako bagi warga kurang mampu, sekaligus membuka harapan baru bagi anak-anak yang putus sekolah.

Program ini diinisiasi Ketua TP PKK Kelurahan Guntung Paikat, Winda Sari sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan jaring pengaman sosial.

Winda pada Sabtu (2/5/2026) menjelaskan, GAPAI BERKAH lahir dari keinginan mengubah pola pikir masyarakat dalam memandang sampah.

“Kami ingin masyarakat tidak lagi melihat sampah sebagai limbah, tetapi sebagai sumber kebaikan. Dengan memilah sampah anorganik seperti botol plastik dan kertas dari rumah, warga sebenarnya sedang menabung berkah untuk membantu sesama,” ujarnya.

Program ini memiliki empat tujuan utama, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah tangga, menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi volume sampah ke TPA, mendorong partisipasi aktif warga melalui gotong royong, serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu melalui bantuan sembako.

Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi mengapresiasi inisiatif tersebut, karena menurutnya GAPAI BERKAH menjadi pelengkap inovasi kelurahan lainnya, terutama dalam penyaluran bantuan yang bersifat mendesak.

Keberhasilan program ini juga terlihat saat adanya laporan seorang anak yang putus sekolah karena membantu orang tuanya berjualan kerupuk keliling, di mana Reza segera melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga tersebut.

“Alhamdulillah, anak tersebut ingin kembali bersekolah dan orang tuanya mendukung. Kami langsung membantu proses administrasinya,” ujar Reza.

Sebagai bentuk tindak lanjut, TP PKK bersama lurah mengunjungi rumah anak tersebut dan dana dari program GAPAI BERKAH digunakan untuk memberikan bantuan sembako, sementara lurah turut memberikan perlengkapan sekolah secara pribadi.

“Inilah esensi ‘Sampah Jadi Berkah’. Hasil pengelolaan sampah dapat dirasakan langsung manfaatnya, bahkan membantu anak kembali mengejar pendidikan,” jelas Winda.

Saat ini, program GAPAI BERKAH terus dijalankan secara konsisten oleh kader PKK, dengan harapan semakin banyak warga yang ikut berpartisipasi dalam gerakan ini.

Sumber : Media Center Banjarbaru

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

HUT Ke-51 TMII, Anjungan Kalsel Raih Terbaik I TMII Award 2026

2 Mei 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Kotabaru Hadiri Hari Jadi HSU ke-74, Perkuat Sinergi Antar Daerah

2 Mei 2026 - 18:01 WIB

Kebakaran Landa Guntung Ujung, BPBD Banjar Salurkan Bantuan Logistik

1 Mei 2026 - 22:17 WIB

Banjarbaru & Kemenhub Sepakati Kolaborasi Strategis SDM Transportasi

1 Mei 2026 - 21:58 WIB

Perkuat Integritas Pimpinan Daerah, Pemko Banjarbaru Gelar Sosialisasi Antikorupsi

30 April 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Banjar Tetapkan Pemilihan Pambakal Serentak Pada 22 Juli 2026

30 April 2026 - 20:50 WIB

Trending di ADVERTORIAL